kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Unit bisnis dipisah biar bisa melaju kencang (2)


Rabu, 24 Agustus 2016 / 12:32 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Tri Adi

Yang jelas, kejeniusan bisnis Steven tak cuma membuahkan Danaher. Di luar kesibukan mengurus Danaher, Steven membesarkan sejumlah perusahaan lain. Pria dengan kekayaan bersih US$ 4,7 miliar ini menanamkan modal di bisnis film lantaran sejak dahulu memiliki ketertarikan di dunia seni. Steven mendirikan perusahaan produksi film bernama Indian Paintbrush.

Perusahaan film inilah yang melahirkan sejumlah film tenar. Sebut saja The Grand Budapest Hotel dan Moonrise Kingdom.

Mengutip Washington Post, Steven dikenal memiliki keahlian dalam rekayasa keuangan alias financial engineering. Dia diyakini sebagai otak keuangan di Danaher.

Kemampuan bisnis di Danaher selama 30 tahun inilah yang membuat Steven mampu menuai imbal hasil investasi yang tinggi di sejumlah bisnis yang dia kelola sendiri.

Pengalaman bisnis yang panjang pula yang membuat Steven percaya diri bahwa bisnis Danaher semakin kokoh pasca menggelar spin off. Gambaran saja, saat ini Danaher memiliki 29 entitas usaha yang antara lain bergerak di sektor industri teknologi, lingkungan, kesehatan dan energi.

Danaher merupakan perusahaan global dengan pendapatan pada mencapai US$ 20,90 miliar di tahun 2015 dengan keuntungan bersih US$ 3,35 miliar.                

(Bersambung)




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×