kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.972   59,00   0,33%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Untuk pertama kalinya, ribuan PNS Hong Kong akan turun ke jalan malam ini


Jumat, 02 Agustus 2019 / 18:10 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Pada Kamis lalu, Pemerintah Hong Kong menghimbau, sebanyak 180.000 pegawai negeri sipil kota itu harus mempertahankan sikap netral dalam politik.

Para pekerja medis juga berencana untuk berdemonstrasi Jumat malam dengan skala besar yang direncanakan Mong Kok, Tseung Kwan O dan distrik Barat.

Bentrokan antara demonstran dan polisi menjadi semakin memanas. Polisi telah dikritik karena penggunaan kekuatan yang berlebihan dan gagal melindungi pengunjuk rasa dari serangan dari apa yang diduga politisi oposisi merupakan geng kriminal yang menyusup.

Sementara Tentara Pembebasan Rakyat China di Hong Kong pada hari Rabu lalu merilis sebuah video yang memperlihatkan rekaman latihan "anti huru-hara". Petinggi aparat itu memperingatkan pihaknya tidak akan mentolelir setiap aksi kekerasan.

Baca Juga: Ancaman tarif Trump membuat dolar keok, investor memburu aset safe haven

Polisi mengatakan tujuh pria dan seorang wanita, berusia antara 24 dan 31, ditangkap pada hari Jumat setelah penggerebekan sebuah bangunan di distrik New Territories di Sha Tin, di mana polisi menyita senjata dan diduga bom bensin. Membuat atau memiliki bahan peledak secara ilegal dapat membawa hukuman hingga 14 tahun penjara.

Andy Chan, pendiri Partai Nasional Hong Kong yang pro-kemerdekaan yang dilarang September lalu, termasuk di antara mereka yang ditangkap. Penangkapannya mendorong sekitar 100 demonstran untuk mengelilingi sebuah kantor polisi untuk menuntut pembebasannya.

Pada hari Rabu, 44 orang didakwa di pengadilan Hong Kong sebagai dalang dari kerusuhan dalam unjukrasa yang terjadi baru-baru ini. Aksi protes berakhir menjadi kekerasan ketika ribuan aktivis bentrok dengan polisi di dekat kantor perwakilan utama Beijing di jantung kota.

Baca Juga: China Akan Membalas Jika Trump Mengenakan Tarif Baru

Protes yang terus meningkat telah membuat kantor-kantor pemerintah terpaksa ditutup, memblokir jalan-jalan dan mengganggu bisnis, berdampak buruk pada perekonomian kota dan menakut-nakuti wisatawan dari salah satu tujuan belanja paling bersemangat di dunia.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×