kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45795,33   3,48   0.44%
  • EMAS938.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.38%
  • RD.CAMPURAN 0.17%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.08%

Update corona AS: Rekor, bertambah 47.000 kasus COVID-19 dalam satu hari


Rabu, 01 Juli 2020 / 11:57 WIB
Update corona AS: Rekor, bertambah 47.000 kasus COVID-19 dalam satu hari
ILUSTRASI. Atealla Betancourt menjalani tes di dalam mobil untuk penyakit virus korona (COVID-19) saat penyebarannya di Austin, Texas, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2020). REUTERS/Sergio Flores

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON D.C. Update corona AS / Amerika Serikat mencatat rekor baru penambahan jumlah kasus dalam sehari. Sebanyak 47.000 kasus baru infeksi virus corona di AS tercatat pada hari Selasa (30/6) kemarin. Angka tersebut merupakan yang terbesar sepanjang masa pandemi dimulai sekitar empat bulan lalu.

Negara bagian California, Texas, dan Arizona disebut jadi titik pusat penyebaran virus corona. Ketiga negara bagian ini sekarang mulai jadi perhatian utama karena terus menunjukkan tren yang buruk.


Anthony Fauci, kepala Institut Nasional mengenai Alergi dan Penyakit menular mengungkapkan kalau saat ini AS masih belum bisa mengendalikan masalah ini secara menyeluruh. Di depan komite senat, Fauci juga mengungkapkan keprihatinannya dan menyebut kondisi ini bisa jadi jauh lebih buruk.

Baca Juga: Pakar penyakit menular ingatkan kasus corona AS bisa melonjak jadi 100.000 per hari

Dalam beberapa waktu ke depan, kata Fauci, jumlah kasus infeksi virus corona di AS bisa saja mencapai angka 100.000 per hari. Ia menuntut pemerintah pusat untuk lebih serius menangani wabah virus corona di AS ini.

 Dr. Anthony Fauci

Di sisi lain, Fauci berharap proses penelitian vaksin corona bisa segera selesai dan didistribusikan pada awal tahun depan.

Pada bulan Juni lalu, jumlah kasus infeksi tercatat mengalami kenaikan sampai dua kali lipat di setidaknya 10 negara bagian. Beberapa negara bagian seperti Texas dan Arizona bahkan diketahui memiliki keterbatasan fasilitas perawatan.

Sampai artikel ini ditulis, data dari WHO menunjukkan korban jiwa akibat virus corona di AS sudah melewati angka 126.000. Untuk ukuran negara adidaya seperti AS, angka tersebut jelas sesuatu yang buruk.

AS juga masih harus memikirkan jutaan warganya yang kehilangan pekerjaan mereka. Baik karena PHK maupun karena terpaksa menutup unit bisnis mereka akibat virus corona di AS.




TERBARU

[X]
×