kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

User membengkak, Facebook bangun pusat data anyar US$ 450 juta


Jumat, 12 November 2010 / 10:29 WIB
ILUSTRASI. PASOKAN PERDANA LNG


Reporter: Femi Adi Soempeno, Mashable |

Facebook harus mulai mencari cara untuk menangani jumlah pemilik akun yang mencapai lebih dari 500 juta. Facebook pun memutuskan untuk membangun pusat data anyar di North Carolina yang menghabiskan ongkos sekitar US$ 450 juta.

Pengumuman ini bukan datang dari Facebook, melainkan dari Gubernur North Carolina, Bev Perdue. Ia menjelaskan, pusat data anyar yang dibangun Facebook ini bakal dibangun dalam waktu 18 bulan dan akan mempekerjakan 35-45 pekerja untuk mengoperasikannya. Tenaga kerja tersebut tidak termasuk dalam 250 orang yang direkrut selama pembangunan pusat data anyar ini.

Facebook dan pemerintah lokal akan membangun pusat data yang ramah lingkungan dan hemat energi. Mereka akan memasang teknologi yang inovatif sekaligus memanfaatkan teknologi yang dikembangkan oleh Facebook. Nantinya, teknologi ini hanya akan menyedot kurang dari separo energi yang biasanya.

Awalnya, Facebook sudah mulai membangun pusat data di Oregon pada bulan Januari lalu untuk menyesuaikan diri dengan pertumbuhan pengguna akun. Nyatanya, pertumbuhan tersebut meledak sehingga perusahaan yang digawangi oleh Mark Zuckerberg ini memutuskan untuk melipatgandakan kapasitas pusat datanya.




TERBARU

[X]
×