Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Wabah virus Nipah di India membuat Singapura berjaga-jaga. Badan Penyakit Menular Singapura akan memasang alat pengukur suhu di bandara untuk penerbangan yang tiba dari daerah yang terkena dampak wabah virus Nipah di Benggala Barat, India.
Kementerian Tenaga Kerja meningkatkan pengawasan terhadap pekerja migran yang baru tiba dari Asia Selatan, dan melibatkan penyedia layanan kesehatan primer untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Kami juga menjangkau rekan-rekan kami di Asia Selatan, untuk lebih memahami situasi. Upaya sedang dilakukan untuk membangun platform global bagi negara-negara untuk melaporkan pengurutan genom kasus yang terdeteksi," kata badan tersebut dalam pernyataan persnya seperti dikutip Reuters, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga: India Laporkan Dua Kasus Infeksi Virus Nipah
India memantau infeksi virus Nipah, dengan dua kasus dilaporkan dari negara bagian timur India, Benggala Barat, sejak Desember 2025.
Beberapa negara Asia Tenggara telah meningkatkan pengawasan terhadap penumpang pesawat.
Konfirmasi pada hari Selasa datang sehari setelah Thailand mengatakan telah memperketat langkah-langkah pemeriksaan bandara. Lalu, Malaysia juga mengikuti langkah tersebut.
"Angka-angka spekulatif dan tidak akurat mengenai kasus virus Nipah sedang beredar," demikian peringatan Kementerian Kesehatan India dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga: Hubungan Bilateral Memburuk, Jepang Kembalikan Panda Xiao Xiao dan Lei Lei ke China
Kementerian Kesehatan India menyebutkan jumlah infeksi virus Nipah hanya dua kasus.
Pihak berwenang telah mengidentifikasi dan melacak 196 kontak yang terkait dengan kedua kasus tersebut. Tidak ada yang menunjukkan gejala dan semuanya dinyatakan negatif virus.













