kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.968.000   52.000   1,78%
  • USD/IDR 16.734   -57,00   -0,34%
  • IDX 8.321   -659,67   -7,35%
  • KOMPAS100 1.149   -90,86   -7,33%
  • LQ45 813   -63,58   -7,26%
  • ISSI 305   -25,64   -7,75%
  • IDX30 418   -26,36   -5,93%
  • IDXHIDIV20 493   -25,93   -4,99%
  • IDX80 127   -10,53   -7,65%
  • IDXV30 138   -5,68   -3,95%
  • IDXQ30 134   -8,31   -5,83%

Virus Nipah India Ancam Asia Tenggara, Singapura Ketatkan Pengawasan


Rabu, 28 Januari 2026 / 16:14 WIB
Virus Nipah India Ancam Asia Tenggara, Singapura Ketatkan Pengawasan
ILUSTRASI. Virus Nipah (dok./immuno wars)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Wabah virus Nipah di India membuat Singapura berjaga-jaga. Badan Penyakit Menular Singapura akan memasang alat pengukur suhu di bandara untuk penerbangan yang tiba dari daerah yang terkena dampak wabah virus Nipah di Benggala Barat, India.

Kementerian Tenaga Kerja meningkatkan pengawasan terhadap pekerja migran yang baru tiba dari Asia Selatan, dan melibatkan penyedia layanan kesehatan primer untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Kami juga menjangkau rekan-rekan kami di Asia Selatan, untuk lebih memahami situasi. Upaya sedang dilakukan untuk membangun platform global bagi negara-negara untuk melaporkan pengurutan genom kasus yang terdeteksi," kata badan tersebut dalam pernyataan persnya seperti dikutip Reuters, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga: India Laporkan Dua Kasus Infeksi Virus Nipah

India memantau infeksi virus Nipah, dengan dua kasus dilaporkan dari negara bagian timur India, Benggala Barat, sejak Desember 2025.

Beberapa negara Asia Tenggara telah meningkatkan pengawasan terhadap penumpang pesawat.

Konfirmasi pada hari Selasa datang sehari setelah Thailand mengatakan telah memperketat langkah-langkah pemeriksaan bandara. Lalu, Malaysia juga mengikuti langkah tersebut.

"Angka-angka spekulatif dan tidak akurat mengenai kasus virus Nipah sedang beredar," demikian peringatan Kementerian Kesehatan India dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga: Hubungan Bilateral Memburuk, Jepang Kembalikan Panda Xiao Xiao dan Lei Lei ke China

Kementerian Kesehatan India menyebutkan jumlah infeksi virus Nipah hanya dua kasus.

Pihak berwenang telah mengidentifikasi dan melacak 196 kontak yang terkait dengan kedua kasus tersebut. Tidak ada yang menunjukkan gejala dan semuanya dinyatakan negatif virus.

Selanjutnya: KKP: 19 Kampung Nelayan Sudah Rampung Dibangun per Januari 2026

Menarik Dibaca: Masuki Usia 35 Tahun, Ini Upaya McDonalds Indonesia Untuk Konsumen




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×