kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.895   -24,00   -0,14%
  • IDX 7.722   144,82   1,91%
  • KOMPAS100 1.080   21,78   2,06%
  • LQ45 787   14,77   1,91%
  • ISSI 273   5,70   2,13%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 512   10,02   1,99%
  • IDX80 121   2,20   1,85%
  • IDXV30 139   2,51   1,84%
  • IDXQ30 135   2,64   2,00%

Virus Nipah India Ancam Asia Tenggara, Singapura Ketatkan Pengawasan


Rabu, 28 Januari 2026 / 16:14 WIB
Virus Nipah India Ancam Asia Tenggara, Singapura Ketatkan Pengawasan
ILUSTRASI. Virus Nipah (dok./immuno wars)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Wabah virus Nipah di India membuat Singapura berjaga-jaga. Badan Penyakit Menular Singapura akan memasang alat pengukur suhu di bandara untuk penerbangan yang tiba dari daerah yang terkena dampak wabah virus Nipah di Benggala Barat, India.

Kementerian Tenaga Kerja meningkatkan pengawasan terhadap pekerja migran yang baru tiba dari Asia Selatan, dan melibatkan penyedia layanan kesehatan primer untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Kami juga menjangkau rekan-rekan kami di Asia Selatan, untuk lebih memahami situasi. Upaya sedang dilakukan untuk membangun platform global bagi negara-negara untuk melaporkan pengurutan genom kasus yang terdeteksi," kata badan tersebut dalam pernyataan persnya seperti dikutip Reuters, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga: India Laporkan Dua Kasus Infeksi Virus Nipah

India memantau infeksi virus Nipah, dengan dua kasus dilaporkan dari negara bagian timur India, Benggala Barat, sejak Desember 2025.

Beberapa negara Asia Tenggara telah meningkatkan pengawasan terhadap penumpang pesawat.

Konfirmasi pada hari Selasa datang sehari setelah Thailand mengatakan telah memperketat langkah-langkah pemeriksaan bandara. Lalu, Malaysia juga mengikuti langkah tersebut.

"Angka-angka spekulatif dan tidak akurat mengenai kasus virus Nipah sedang beredar," demikian peringatan Kementerian Kesehatan India dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga: Hubungan Bilateral Memburuk, Jepang Kembalikan Panda Xiao Xiao dan Lei Lei ke China

Kementerian Kesehatan India menyebutkan jumlah infeksi virus Nipah hanya dua kasus.

Pihak berwenang telah mengidentifikasi dan melacak 196 kontak yang terkait dengan kedua kasus tersebut. Tidak ada yang menunjukkan gejala dan semuanya dinyatakan negatif virus.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×