kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Visa akan akuisisi fintech asal Amerika senilai Rp 74,1 triliun


Selasa, 14 Januari 2020 / 19:12 WIB
Visa akan akuisisi fintech asal Amerika senilai Rp 74,1 triliun
ILUSTRASI. Kartu rkedit Visa. REUTERS/Maxim Zmeyev/Illustration/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Perusahaan pembayaran global, Visa Inc akan mengakuisisi perusahaan rintisan (startup) financial technology Plaid Inc senilai US$ 5,3 miliar atau setara Rp 74,2 triliun. Akuisisi itu bertujuan untuk meningkatkan akses Visa ke ruang finansial teknologi (fintech) yang sedang berkembang pesat saat ini.

Transaksi tersebut menunjukkan bahwa perusahaan keuangan tradisional bersedia membayar mahal untuk memperoleh bisnis yang telah memiliki posisi kuat dalam melayani ekonomi digital dan tanpa uang tunai.

Baca Juga: Kesepakatan dagang, China beli produk manufaktur AS hampir US$ 80 miliar

Teknologi yang dimiliki Plaid bisa menautkan dua aplikasi. Perusahaan startup ini memungkinkan aplikasi terhubung dengan rekening bank penggunaannya seperti Venmo, Acorns dan Chime. Perusahaan yang berbasis di San Francisco itu mengatakan sistemnya telah digunakan oleh satu dari empat orang yang memiliki rekening bank AS.

Nilai transaksi sebesar US$ 5,3 miliar tersebut dua kali lipat dari nilai valuasi Plaid yang dilaporkan selama saat penggalangan dana terakhirnya yakni ketika mengambil putaran Seri C senilai US$ 250 juta pada Desember 2018. Belakangan terungkap bahwa Visa dan perusahaan pembayaran saingannya Mastercard Inc sama-sama menjadi investor dalam pendanaan tersebut.

Ketua dan CEO Visa Al Kelly mengatakan, Pleid merupakan pemimpin di dunia fintech yang berkembang pesat. Dengan mengakuisiis Plaid maka akan semakin memantapkan posisi Visa dalam memberikan pelayanan.

Baca Juga: AS dan China akan teken kesepakatan dagang, begini proyeksi rupiah

“Akuisisi ini, dikombinasikan dengan berbagai upaya fintech kami yang sudah berjalan, akan memposisikan Visa untuk memberikan nilai lebih bagi pengembang, lembaga keuangan, dan konsumen," kata Al Kelly dalam keterangan resminya seperti dikutip Reuters, Selasa (14/1).


Tag


TERBARU

Close [X]
×