kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.949   57,00   0,32%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Wabah kolera ancam Pakistan


Minggu, 15 Agustus 2010 / 17:42 WIB


Reporter: Agung Ardyatmo, AFP | Editor: Uji Agung Santosa

ISLAMABAD. Sudah jatuh tertimpa tangga. Pepatah itu mungkin paling tepat dialami warga Pakistan. Banjir besar yang melanda Pakistan beberapa waktu lalu, telah membuat jutaan warga kehilangan rumahnya.

Tak hanya itu, otoritas Pakistan memperkirakan, sekitar 14 juta sampai 20 juta warga, bakal terkena dampak langsung maupun tidak langsung dari bencana terbesar yang pernah melanda negerinya Benazir Bhuto itu. Korban jiwa sendiri mencapai 1.384 orang. Sementara versi PBB, korban jiwa mencapai 1.600 orang.

Yang terbaru, juru bicara PBB Maurizio Giuliano mengungkapkan, sudah ada satu kasus kolera di daerah Mingora, kawasan barat laut Pakistan.Kolera kini menjadi wabah penyakit yang menghantui Pakistan. PBB mencatat, paling tidak ada sekitar 36.000 warga Pakistan menderita diare akut, sebagai dampak dari banjir Pakistan.

"Kami tidak mengatakan kalau semua penderita diare akut bakal terkena kolera. Tapi kolera adalah penyakit yang mematikan, dan kami sedapat mungkin berusaha mencegah penyakit ini," kata Giuliano.

Untuk itu, PBB pun melakukan pengetesan kepada warga yang menderita kolera sebagai salah satu upaya pencegahan merebaknya penyakit berbahaya yang satu ini.




TERBARU

[X]
×