kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45813,21   11,51   1.44%
  • EMAS1.054.000 0,57%
  • RD.SAHAM 0.85%
  • RD.CAMPURAN 0.40%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Wabah menyebar cepat, ini lima fakta virus corona yang bikin masyarakat dunia cemas


Kamis, 23 Januari 2020 / 04:37 WIB
Wabah menyebar cepat, ini lima fakta virus corona yang bikin masyarakat dunia cemas
ILUSTRASI. Ilustrasi virus corona di China. China Daily via REUTERS

Sumber: South China Morning Post,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Virus corona menyebar dengan cepat. Otoritas China dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan jenis virus corona baru merupakan penyebab merebaknya pneumonia di pusat kota Wuhan yang kini telah menyebar ke sejumlah negara lain.

Beberapa ahli mengatakan jenis ini mungkin tidak mematikan seperti jenis virus corona lainnya misalnya Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), yang menewaskan hampir 800 orang di seluruh dunia selama wabah 2002/03 yang juga berasal dari China.

Berikut tujuh fakta penting terkait perkembangan virus ini:

1. Berasal dari kelelawar

Virus korona yang ditemukan di Wuhan mungkin memiliki asal usul yang sama dengan Sars yakni terkait dengan kelelawar. Menurut penelitian terbaru ilmuwan China, virus corona lebih lemah daripada wabah Sars 2002-2003 yang menghancurkan. Akan tetapi "sangat menular".

Baca Juga: Punya rute ke Wuhan, Lion Air siapkan upaya pencegahan virus corona

Para ilmuan menemukan, virus baru ini memiliki nenek moyang yang sama dengan sindrom pernafasan akut yang parah (Sars), di HKU9-1, virus yang ditemukan pada kelelawar buah.

Keterkaitan virus ini dengan hewan liar dikonfirmasi pada hari Rabu oleh Gao Fu, direktur jenderal Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok.

Menurut Gao, virus korona, yang telah menjangkiti lebih dari 400 orang di China dan sudah menyebabkan sembilan kematian, berasal dari hewan liar yang dijual di pasar makanan laut di Wuhan. Gao memperingatkan bahwa tantangan utama adalah virus baru itu bisa beradaptasi dan bermutasi.

Baca Juga: Terus bertambah, korban meninggal akibat virus corona jadi 17 orang

Temuan para ilmuwan yang diterbitkan pada hari Selasa ini menyarankan, bahaya yang ditimbulkan oleh virus seperti pneumonia mungkin telah diremehkan oleh komunitas penelitian, dan datang sehari setelah pemerintah China mengumumkan langkah-langkah darurat untuk menahan penyebarannya.

"Virus corona Wuhan bisa jadi berasal dari kelelawar ... tetapi antara kelelawar dan manusia mungkin ada perantara yang tidak diketahui," kata para peneliti dalam sebuah pernyataan pers seperti yang dilansir South China Morning Post.




TERBARU

[X]
×