kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Waduh, 66 perusahaan di Jepang gulung tikar pasca gempa


Jumat, 06 Mei 2011 / 12:29 WIB
ILUSTRASI. Sungai Mekong bakal menjadi arena baru dalam persaingan antara Amerika Serikat (AS) dengan China.


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

TOKYO. Kabar buruk lagi datang dari Jepang sebagai akibat gempa dan tsunami yang melanda negara itu pada 11 Maret 2011. Teikoku Databank Ltd mengatakan, sebanyak 66 perusahaan di Jepang bangkrut akibat tak kuat menanggung kerugian setelah bencana alam dahsyat itu terjadi.

Total kewajiban dari ke-66 perusahaan yang menyatakan bangkrut itu sebesar 37,1 miliar yen atau sekitar US$ 461 juta. Jumlah perusahaan yang bangkrut kali ini lebih banyak dua kali lipat daripada jumlah perusahaan yang bangkrut akibat gempa di Kobe pada 1995 silam.

Dalam situs webnya, Teikoku Databank mengatakan, penyebab kebangkrutan 20 perusahaan dari 66 perusahaan yang bangkrut itu karena drastisnya penurunan penjualan pasca gempa.




TERBARU

[X]
×