kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Waduh, jumlah kasus virus corona di Italia mungkin 10 kali lebih tinggi


Selasa, 24 Maret 2020 / 19:11 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita mengenakan masker pelindung berjalan di luar Castel Sant'Angelo, ketika Italia memperketat langkah-langkah untuk mencoba dan menahan penyebaran penyakit virus corona baru, di Roma, Italia, 23 Maret 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - ROMA. Badan Perlindungan Sipil meyakini, jumlah kasus virus corona baru di Italia mungkin 10 kali lebih tinggi dibanding penghitungan resmi yang hingga Senin (24/3) hampir 64.000 kasus.

Angka terbaru menunjukkan, sebanyak 6.077 orang meninggal akibat virus corona hanya dalam waktu sebulan, menjadikan Italia negara yang paling parah terkena dampaknya di dunia.

Angka kematian di negeri piza akibat virus corona tersebut hampir dua kali lipat dari jumlah kematian di China, tempat virus corona muncul pertama kali pada akhir tahun lalu.

Baca Juga: Banyak pasien virus corona meninggal di Italia, ini penyebabnya

Namun, pengujian untuk penyakit Covid-19 sering terbatas pada orang yang mencari perawatan di rumahsakit. Ini berarti, ribuan kasus lainnya tidak terdeteksi.

"Rasio satu kasus tersertifikasi dari setiap 10 bisa dipercaya," kata Angelo Borrelli, Kepala Badan Perlindungan Sipil Italia, kepada surat kabar La Repubblica seperti dikutip Reuters. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×