kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45784,56   -4,98   -0.63%
  • EMAS937.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.36%
  • RD.CAMPURAN -0.47%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Wall Street minus, Trump teken aturan baru yang mengancam medsos


Jumat, 29 Mei 2020 / 04:19 WIB
Wall Street minus, Trump teken aturan baru yang mengancam medsos
ILUSTRASI. Patung 'Fearless Girl' terlihat di depan Bursa Saham New York. Wall Street minus, Trump teken aturan baru yang mengancam medsos (28/5). REUTERS/Mike Segar

Sumber: Reuters | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street menutup perdagangan Kamis (28/5) dengna harga saham lebih rendah, setelah terjadi pembalikan arah pada sesi akhir.

Saham Facebook membebani pasar setelah Presiden Donald Trump berujar akan menandatangani perintah eksekutif terkait perusahaan media sosial dan akan mengadakan konferensi pers tentang China pada hari Jumat.

Baca Juga: Wall Street ends down in late selloff; Facebook and China weigh

Saham Twitter Inc berakhir turun 4,4% dan saham Facebook Inc turun 1,6% menyusul berita perintah eksekutif. Gedung Putih, setelah pasar tutup, mengatakan Trump telah meneken perintah untuk menghilangkan perisai kewajiban yang saat ini mereka nikmati.

Trump mengarahkan Jaksa Agung William Barr untuk bekerja dengan negara-negara bagian guna menegakkan hukum terhadap apa yang ia sebut sebagai praktik bisnis yang menipu oleh perusahaan media sosial.

Kekhawatiran tentang hubungan China-AS juga telah mendorong penurunan harga saham di sesi akhir. Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan kepada CNBC pada hari Kamis bahwa Hong Kong sekarang mungkin diperlukan untuk diperlakukan seperti China.

Sebenarnya harga saham di Wall Street sempat bergerak lebih tinggi pada sebagian besar sesi perdagangan karena investor terus bertaruh pada pemulihan cepat akibat kemerosotan ekonomi gara-gara virus corona.

Baca Juga: Ini 10 saham terbesar yang diborong asing pada perdagangan Kamis (28/5)

Namun memburuknya hubungan dalam beberapa pekan terakhir antara Amerika Serikat dan China, dua ekonomi terbesar di dunia, bisa menjadi ancaman bagi pemulihan pasar saham yang kuat dari aksi jual yang tajam.

Dow Jones Industrial Average turun 147,63 poin (-0,58%) menjadi 25.400,64. S&P 500 kehilangan 6,4 poin (-0,21%) menjadi 3.029,73. Adapun Nasdaq Composite turun 43,37 poin (-0,46%) menjadi 9.368,99.



TERBARU

[X]
×