kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Wall Street Mulai Muram


Selasa, 06 Januari 2009 / 09:35 WIB


Sumber: Bloomberg |

NEW YORK. Wall Street kembali memerah. Saham-saham tumbang untuk pertama kalinya dalam perdagangan empat hari di awal tahun baru lantaran laba perusahaan akan kian tergerus di tahun kerbau ini. Hal ini memuramkan spekulasi bahwa pemerintah akan mampu menggenjot perekonomian dengan pemotongan pajak.

Standard & Poors 500 Index tergelincir 0,5% menjadi 927,45. Sementara itu Dow Jones Industrial Average juga harus kehilangan 81,8 poin atau 0,9% menjadi 8.952,89. Russell 2000 Index dati sejumlah perusahaan mungil di AS juga mundur 0,2%

"Ketidaktahuan yang besar adalah apa yang akan terjadi bufla banyak analis Wall Street mengoreksi prediksi mereka untuk beberapa bulan ke depan," kata Madelynn Matlock, fund manager Huntington Financial Advisors. Ia mengimbuhkan, "Kami sungguh tidak menghitung pendapatan akan menjadi lebih baik."

S&P 500 telah merangsek naik ke level yang cukup tinggi dalam dua bulan ini setelah General Motors Corp. mendapatkan dana talangan dari pemerintah, semakin sedikit karyawan yang mengajukan jobless claim, dan menanjaknya harga minyak dunia yang mengangkat saham-saham energi.

"Outlook perekonomian belumlah bagus dan kemungkinan akan terus menggerus saham," kataBarry James, president James Investment Research Inc., "Kita saat ini masih ada di dalam bear market,” tambahnya.




TERBARU

[X]
×