kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Warga AS yang mengajukan klaim pengangguran kian banyak


Jumat, 13 Agustus 2010 / 08:15 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WASHINGTON. Minggu lalu, kian banyak saja warga AS yang mengajukan aplikasi untuk mendapatkan tunjangan pengangguran. Itu tandanya, tingkat pemutusan hubungan kerja di sejumlah perusahaan melonjak akibat perlambatan ekonomi.

Berdasarkan data dari Departemen Tenaga Kerja AS, klaim pengangguran mengalami kenaikan sebanyak 2.000 menjadi 484.000 pada minggu yang berakhir 7 Agustus. Ini merupakan level tertinggi sejak pertengahan Febuari lalu.

Sejumlah perusahaan kemungkinan besar kehilangan pesimistis akan pemulihan ekonomi saat ini. Alhasil, mereka menunda untuk merekrut karyawan baru. Kondisi itu berdampak pada anggaran belanja konsumen yang mengalami penurunan. padahal, ini merupakan indikator penting dalam pertumbuhan ekonomi.

"Ada ketidakpastian mengenai outlook perekonomian. Bisnis tersendat dan banyak perusahaan yang memecat karyawannya. Adanya kenaikan pengajuan klaim pada minggu lalu sangat mengecewakan dibanding yang kita lihat pada minggu-minggu sebelumnya," papar David Resler, chief economist Nomura Securities International Inc di New York.




TERBARU

[X]
×