kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.737.000   34.000   1,26%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%

Warga Greenland Diminta Siapkan Stok Makanan Hadapi Ancaman AS


Rabu, 21 Januari 2026 / 04:17 WIB
Warga Greenland Diminta Siapkan Stok Makanan Hadapi Ancaman AS
ILUSTRASI. Pemerintah Greenland meminta warganya siapkan logistik 5 hari. Ini langkah antisipasi setelah Trump kembali incar wilayah itu. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pemerintah Greenland akan membentuk satuan tugas yang melibatkan perwakilan dari seluruh otoritas lokal terkait untuk membantu masyarakat bersiap menghadapi kemungkinan gangguan dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disampaikan Perdana Menteri Greenland, Nielsen.

Bloomberg melaporkan, pemerintah juga tengah menyiapkan pedoman baru yang akan dibagikan kepada masyarakat. Salah satu rekomendasinya adalah agar setiap rumah tangga menyimpan persediaan makanan yang cukup untuk setidaknya lima hari.

Pernyataan ini muncul setelah mantan Presiden AS Donald Trump kembali mengatakan bahwa Amerika Serikat perlu “memiliki” Greenland demi alasan keamanan. Bahkan, pada Selasa lalu, Trump sempat mengunggah gambar hasil kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan dirinya menancapkan bendera AS di wilayah tersebut.

Greenland, yang berpenduduk sekitar 57.000 jiwa, merupakan bagian dari Kerajaan Denmark. Meski demikian, wilayah ini memiliki pemerintahan sendiri yang mengatur hampir seluruh aspek kehidupan, kecuali urusan pertahanan dan kebijakan luar negeri. Dalam beberapa hari terakhir, Denmark telah mengirim tambahan pasukan ke Greenland untuk memperkuat pertahanan kawasan Arktik.

Baca Juga: Trump Tegaskan Ambisi Kuasai Greenland, Eropa Waspada Perang Dagang

Mengapa Trump Terobsesi Mengambil Alih Greenland?

Greenland saat ini berada di bawah “tekanan besar” dan harus siap menghadapi berbagai kemungkinan, kata Menteri Keuangan Greenland sekaligus mantan pemimpin wilayah itu, Mute B. Egede, dalam konferensi pers yang sama.

Di sisi lain, militer Kanada dilaporkan telah memodelkan skenario respons jika terjadi invasi Amerika Serikat. Langkah ini diambil setelah Trump secara terbuka menyebut Kanada sebagai calon negara bagian ke-51 AS. Laporan Globe and Mail yang mengutip sejumlah pejabat anonim menyebutkan bahwa meski skenario tersebut dipelajari, invasi AS dinilai sangat kecil kemungkinannya.

Untuk memperkuat keamanan wilayah, Denmark bersama tujuh negara NATO lainnya pekan lalu mengirim sejumlah perwira ke Greenland dalam rangka Operasi Arctic Endurance. Menurut laporan media lokal Greenland, Komando Gabungan Arktik Denmark juga berencana memperluas latihan militer agar dapat berlangsung sepanjang tahun.

Ketegangan semakin meningkat setelah Presiden AS pada Sabtu lalu mengancam akan memberlakukan tarif baru mulai 1 Februari terhadap delapan negara anggota NATO di kawasan Atlantik Utara yang mengirimkan personel militer. Ancaman ini dinilai dapat memperuncing hubungan antara Washington dan Eropa.

Tonton: Timothy Ronald Kembali Dilaporkan ke Polisi, Korban Rugi Rp 1 Miliar

Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, pada Selasa memperingatkan bahwa Eropa harus merespons jika tarif tersebut benar-benar diberlakukan. Ia menegaskan bahwa dampaknya bisa sangat besar bagi kedua sisi Atlantik.

“Jika perang dagang diluncurkan terhadap kami, yang tentu tidak saya rekomendasikan, maka kami harus merespons. Kami akan dipaksa melakukan itu,” kata Frederiksen saat sesi tanya jawab di parlemen Denmark. “Saya berharap kita tidak sampai ke titik tersebut. Saya berharap kita bisa meyakinkan pihak Amerika bahwa ini bukan jalan yang seharusnya ditempuh.”

Selanjutnya: Menyeruput Cuan dari Ekspansi Gerai FORE Coffee (FORE) Tahun Ini




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×