kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   0,00   0,00%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Warren Buffett: Bersiaplah untuk kejatuhan ekonomi di Tahun Baru


Selasa, 22 Desember 2020 / 10:59 WIB
ILUSTRASI. Seperti apa gaya investasi Warren Buffett saat ekonomi terpukul pandemi?


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pernyataan dan aksi investor kawakan Warren Buffett selalu menjadi hal yang diawasi dengan cermat oleh setiap orang dalam komunitas keuangan. Seperti apa gaya investasi Warren Buffett saat ekonomi terpukul pandemi?

Menyimpan uang tunai

Melansir The Motley Fool, Berkshire Hathaway memiliki banyak uang tunai saat ini. Saat ini, perusahaan tersebut memiliki dana tunai mencapai US$ 147 miliar, nilai yang mencapai rekor sepanjang masa. 

Kenapa sangat banyak? Apakah karena kecemasannya? 

Menurut The Motley Fool, jika investor biasa mungkin memutuskan untuk menyimpan uang tunai karena takut akan apa yang akan terjadi di pasar, Warren Buffett kemungkinan besar menginginkan uang tunai agar tersedia jika suatu waktu muncul peluang. Tidak ada yang bisa mengatakan dengan pasti kapan market crash berikutnya akan terjadi, tapi itu akan terjadi. 

Baca Juga: Bisa ditiru, ini cara Warren Buffett mendidik anak biar pintar mengatur uang

Ketika itu terjadi, Warren Buffett mungkin ingin masuk ke banyak saham top yang saat ini diperdagangkan jauh di atas nilai perusahaan yang seharusnya.

Perusahaan seperti apa?

The Motley Fool menguraikan, pasar saham saat ini diperdagangkan jauh di atas seharusnya mengingat situasi ekonomi saat ini. Dunia semakin banyak berutang karena Covid-19. Utang ini harus dilunasi, dan jika itu terjadi, itu berarti pajak yang lebih tinggi dalam banyak kasus. 

Warga negara perlu mulai membayar tagihan yang lebih berat, dan itu akan menyebabkan kebutuhan uang tunai - uang tunai yang berasal dari investasi mereka, dalam beberapa kasus.

Baca Juga: Jeff Bezos hingga Warren Buffett, ini 10 Orang terkaya di Amerika tahun 2020

Jadi, kemungkinan besar akan terjadi kejatuhan ekonomi di masa mendatang. Namun, itu tidak berarti Anda tidak boleh berinvestasi. Warren Buffett sudah mulai berinvestasi di perusahaan yang dia yakini akan bermain defensif selama penurunan pasar. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×