kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Warren Buffett Buang 41% Bank of America dan Beli Saham Tak Dikenal Ini


Senin, 25 Agustus 2025 / 06:19 WIB
Warren Buffett Buang 41% Bank of America dan Beli Saham Tak Dikenal Ini
ILUSTRASI. Langkah terbaru yang diperhatikan orang-orang adalah Berkshire mengurangi kepemilikan sahamnya di Bank of America. REUTERS/Scott Morgan


Sumber: The Motley Fool | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Alasan kedua berkaitan dengan nilai, yang merupakan sesuatu yang dikenal Buffett kejar. Pada awal Agustus, rasio harga terhadap nilai buku Bank of America mendekati 1,29, yang berarti saham tersebut diperdagangkan dengan premi sekitar 29%.

Hal ini saja mungkin bukan alasan Berkshire melepas begitu banyak saham, tetapi tampaknya wajar untuk berasumsi bahwa Berkshire memainkan peran besar dalam keputusan-keputusan selama setahun terakhir.

Saham apa yang telah dibeli Berkshire?

Pada kuartal kedua, Berkshire meningkatkan kepemilikan sahamnya sekitar 136% di perusahaan yang mungkin belum pernah didengar kebanyakan orang: Pool (POOL). Berkshire kini memiliki lebih dari 3,4 juta lembar saham perusahaan tersebut, yang bernilai lebih dari US$ 1 miliar pada saat artikel ini ditulis oleh tim The Motley Fool.

Pool adalah grosir peralatan, perlengkapan, mesin, dan produk luar ruangan terkait lainnya untuk kolam renang terbesar di dunia. Perusahaan ini telah berdiri selama beberapa dekade, dan harga sahamnya telah melonjak hampir 47.000% sejak penawaran umum perdana (IPO) pada Oktober 1995 (termasuk dividen).

Tonton: Kelas Menengah RI Makin Terjepit di Tengah Ketimpangan Konsumsi

Pool memiliki tiga keunggulan yang sering dicari Buffett di perusahaan tempat ia berinvestasi: keunggulan kompetitif di pasar niche, laba yang konsisten (meskipun bisnisnya bersifat siklus), kepemimpinan yang ramah pemegang saham, dan dividen yang menarik. 

Meskipun sahamnya turun lebih dari 8,5% dalam 12 bulan terakhir, penurunan ini dapat membantu keputusan untuk membeli lebih banyak saham.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×