kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Warren Buffett sangat anti kapitalis, ini sebab utamanya


Senin, 25 November 2019 / 17:24 WIB
ILUSTRASI. Warren Buffett, investor kapitalis yang anti kapitalis. Sumber foto : thegriffingroupe.com


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - OMAHA. Warren Buffett adalah ikon kapitalisme Amerika. Sikapnya yang sopan dan selalu merendah telah berkontribusi banyak pada statusnya sebagai seorang kapitalis Amerika yang ulung.

Dia bahkan menyebut pertemuan tahunan perusahaan investasinya, Berkshire Hathaway, "Woodstock for capitalists."

Buffett berhasil menghasilkan kekayaan US$ 86 miliar dengan mengalahkan Wall Street lewat pertandingannya sendiri.

Buffett banyak mendapatkan pujian di tanah airnya. "Lahir di Amerika Serikat lebih penting bagi kesuksesan saya daripada apa pun yang telah terjadi sejak itu."

Namun ada ironi yang hebat tentang kesuksesan Buffett.

Baca Juga: Warren Buffett menyukai saham asuransi, alasannya di luar dugaan

Di satu sisi, setiap kapitalis menekankan pentingnya persaingan. Di sisi lain, tulisan Buffett sendiri mengonfirmasi bahwa ia menghabiskan hidupnya dengan menghindari persaingan dengan segala cara.

Mengapa Buffett Membenci Persaingan?

Buffett sangat memahami kapitalisme dan persaingan.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×