kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.861   2,00   0,01%
  • IDX 6.207   79,50   1,30%
  • KOMPAS100 826   18,42   2,28%
  • LQ45 620   9,06   1,48%
  • ISSI 216   0,24   0,11%
  • IDX30 350   2,76   0,80%
  • IDXHIDIV20 428   1,66   0,39%
  • IDX80 94   1,37   1,48%
  • IDXV30 118   -0,30   -0,26%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Warren Buffett sangat anti kapitalis, ini sebab utamanya


Senin, 25 November 2019 / 17:24 WIB
ILUSTRASI. Warren Buffett, investor kapitalis yang anti kapitalis. Sumber foto : thegriffingroupe.com


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Seperti yang ia katakan, "Sifat kapitalisme adalah bahwa jika Anda memiliki bisnis yang baik, seseorang selalu ingin mengambilnya dari Anda dan meningkatkannya."

Baca Juga: Warren Buffett sangat membenci dividen, ini alasannya!

Tidak heran Buffett dan mitra bisnisnya Charlie Munger telah bekerja keras untuk menghindari investasi di perusahaan yang harus menghadapi persaingan setiap hari.

Sebaliknya, fokus utama mereka adalah berinvestasi di perusahaan yang sedekat mungkin dengan monopoli.

Ketika ditanya apa itu bisnis ideal Berkshire, jawaban Buffett singkat dan langsung pada intinya: "Kekuatan harga tinggi, sebuah monopoli."

Baca Juga: Terpopuler: Tip Warren Buffett untuk simpanan hari tua, Faisal Basri soal Ahok

Monopoli memiliki kekuatan harga yang hebat dan keuntungan dari pelanggan yang tidak memiliki alternatif.

Buffett menyamakan memiliki monopoli dengan memiliki jembatan tol yang tidak diatur. Anda memiliki kebebasan relatif untuk menaikkan tarif kapan dan sebanyak yang Anda inginkan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×