kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Warren Buffett sangat anti kapitalis, ini sebab utamanya


Senin, 25 November 2019 / 17:24 WIB
ILUSTRASI. Warren Buffett, investor kapitalis yang anti kapitalis. Sumber foto : thegriffingroupe.com


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Seperti yang ia katakan, "Sifat kapitalisme adalah bahwa jika Anda memiliki bisnis yang baik, seseorang selalu ingin mengambilnya dari Anda dan meningkatkannya."

Baca Juga: Warren Buffett sangat membenci dividen, ini alasannya!

Tidak heran Buffett dan mitra bisnisnya Charlie Munger telah bekerja keras untuk menghindari investasi di perusahaan yang harus menghadapi persaingan setiap hari.

Sebaliknya, fokus utama mereka adalah berinvestasi di perusahaan yang sedekat mungkin dengan monopoli.

Ketika ditanya apa itu bisnis ideal Berkshire, jawaban Buffett singkat dan langsung pada intinya: "Kekuatan harga tinggi, sebuah monopoli."

Baca Juga: Terpopuler: Tip Warren Buffett untuk simpanan hari tua, Faisal Basri soal Ahok

Monopoli memiliki kekuatan harga yang hebat dan keuntungan dari pelanggan yang tidak memiliki alternatif.

Buffett menyamakan memiliki monopoli dengan memiliki jembatan tol yang tidak diatur. Anda memiliki kebebasan relatif untuk menaikkan tarif kapan dan sebanyak yang Anda inginkan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×