kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Washington Post Dikritik karena Tak Ungkap Kepentingan Keuangan Bezos dalam Editorial


Kamis, 30 Oktober 2025 / 11:11 WIB
Washington Post Dikritik karena Tak Ungkap Kepentingan Keuangan Bezos dalam Editorial
ILUSTRASI. Washington Post kembali menjadi sorotan setelah sejumlah editorialnya dianggap menutup-nutupi kepentingan keuangan pemiliknya, Jeff Bezos.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Keputusan untuk membatalkan editorial yang mendukung calon presiden Demokrat Kamala Harris pada tahun lalu memicu lebih dari 300.000 pembatalan langganan digital. 

Perubahan di halaman editorial kemudian menambah 75.000 pembatalan lagi.

Dalam periode yang sama, Amazon menyumbang US$ 1 juta untuk inaugurasi Trump dan membayar US$ 40 juta kepada penyedia konten untuk mendanai dokumenter tentang Ibu Negara Melania Trump, yang sebagian besar keuntungan jatuh kepadanya.

Baca Juga: Setelah Menikah, Jeff Bezos Jual Saham Amazon Senilai US$ 5,4 Miliar

Ahli media menekankan pentingnya keterbukaan. Mantan deputi editor halaman opini Washington Post, Ruth Marcus, mengatakan, “Mengungkap konflik kepentingan selalu penting, terutama jika melibatkan pemilik surat kabar.” 

Ia menambahkan, kurangnya pengungkapan editorial tentang renovasi Gedung Putih bukan kasus tunggal.

Sebelumnya, editorial Post mendukung pengembangan reaktor nuklir mikro militer dan mendorong pemerintah Washington D.C. mempercepat izin mobil swakemudi. Padahal, Amazon dan perusahaan milik Bezos memiliki kepentingan finansial dalam teknologi nuklir dan kendaraan otonom melalui investasi di X-Energy dan Zoox.

Baca Juga: Jeff Bezos Jual Saham Amazon Senilai Rp 87,5 Triliun Usai Menikah

Marcus menegaskan, “Memberi tahu pembaca tentang kemungkinan konflik kepentingan itu krusial. Apalagi bila yang dimaksud adalah pemilik surat kabar.”

Bezos sendiri pernah menulis, “The Post memang membuat hidup saya lebih kompleks. Ternyata, saya juga membuat The Post lebih kompleks.” Kini, publik dan para pengamat media mempertanyakan sejauh mana kompleksitas itu mengaburkan transparansi bagi pembaca.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×