Sumber: Bloomberg | Editor: Harris Hadinata
Dana juga diharapkan bisa mendukung pengembangan vaksin, hingga pengujian. WHO terutama mengincar pendanaan dari perusahaan besar di dunia.
Facebook dikabarkan akan memberikan donasi US$ 10 juta. Sementara Google akan memberi donasi US$ 5 juta.
Menurut Kepala Coalition Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) Richard Hatchett, tanpa dana segar, pengerjaan vaksin potensial akan melambat. Dus, target ambisius untuk mendapatkan vaksin dalam 12-18 bulan ke depan akan sulit tercapai.
CEPI sudah menerima dana US$ 186 juta dari target US$ 2 miliar yang dibutuhkan untuk menghasilkan vaksin virus corona baru. CEPI akan mendanai proyek vaksin yang dipimpin oleh Moderna Inc, Inovio Pharmaceuticals Inc dan University of Queensland di Australia.












