Sumber: Bloomberg | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perlawanan terhadap virus corona memasuki babak baru. Berbagai lembaga dan institusi internasional mencoba menggalang dana miliaran dollar untuk mengatasi penyebaran Covid-19.
Mengutip Bloomberg, World Health Organization (WHO) membuat situs untuk mencari sumbangan dari siapapun sebagai pendanaan mengatasi virus corona. Target dananya US$ 7 miliar.
Secara terpisah, koalisi yang digawangi Bill Gates dan Norwegia mempertimbangkan pengumpulan dana melalui crowdfunding. Targetnya bisa mengumpulkan dana sekitar US$ 2 miliar untuk mempercepat pengembangan vaksin virus corona.
Kasus penyebaran virus corona meningkat ke lebih dari 100 negara dalam waktu singkat. Petugas kesehatan mulai kepayahan memperlambat penyebaran virus yang berawal di Wuhan, China, ini.
WHO telah mengumumkan status pandemi untuk virus corona. "Dalam waktu kurang dari 90 hari, Covid-19 sudah menjadi pandemi global dengan proporsi yang tidak pernah kita lihat dalam seabad terakhir, kata Elizabeth Cousens, CEO UN Foundation.
Dana solidaritas yang digalang WHO akan digunakan untuk mendukung pelacakan penyebaran virus. Dana juga digunakan untuk memastikan pasien yang terjangkit mendapat perawatan.
Selain itu dana akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan pencegahan negara-negara di dunia, terutama yang memiliki sistem kesehatan lemah.
Dana juga diharapkan bisa mendukung pengembangan vaksin, hingga pengujian. WHO terutama mengincar pendanaan dari perusahaan besar di dunia.
Facebook dikabarkan akan memberikan donasi US$ 10 juta. Sementara Google akan memberi donasi US$ 5 juta.
Menurut Kepala Coalition Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) Richard Hatchett, tanpa dana segar, pengerjaan vaksin potensial akan melambat. Dus, target ambisius untuk mendapatkan vaksin dalam 12-18 bulan ke depan akan sulit tercapai.
CEPI sudah menerima dana US$ 186 juta dari target US$ 2 miliar yang dibutuhkan untuk menghasilkan vaksin virus corona baru. CEPI akan mendanai proyek vaksin yang dipimpin oleh Moderna Inc, Inovio Pharmaceuticals Inc dan University of Queensland di Australia.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)