kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

WHO kembali tegaskan, virus corona muncul secara alami


Selasa, 29 September 2020 / 04:30 WIB


Sumber: Xinhua | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Asal muasal virus corona masih jadi perdebatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali menegaskan asal mula munculnya virus corona baru atau Covid-19. Menurut WHO, virus corona muncul secara alami bukan disebar oleh lembaga mana pun.

"Virus itu terjadi secara alami," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada konferensi pers tentang COVID-19, akhir pekan lalu seperti dikutip Xinhua.

"WHO percaya pada sains dan bukti dan itulah mengapa kami mengatakan sains, solusi dan solidaritas," katanya.

Baca Juga: Kematian akibat virus corona tembus 1 juta di seluruh dunia, AS penyumbang terbanyak

Banyak penelitian tentang asal mula virus telah sangat menunjukkan bahwa virus atau SARS-CoV-2, berasal secara alami daripada dari lembaga mana pun.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) paling getol meminta asal usul wabah corona hingga kemudian menyebar ke seluruh dunia ini diungkap.

Trump meminta China transparan tentang asal usul wabah corona yang saat ini sudah menewaskan lebih dari 1 juta orang di dunia.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pernah mengatakan ada sejumlah bukti besar yang muncul dari Institut Virologi Wuhan. Namun, tudingan ini dibantah China.

Kebanyakan ahli percaya virus itu berasal dari pasar Wuhan yang menjual satwa liar dan bertransmisi dari hewan ke manusia.

WHO juga menampik ada kesengajaan dalam penyebaran virus corona. Trump sendiri telah menghentikan pendanaan AS ke WHO karena menuduh WHO China-sentris alias terlalu membela China.

Selanjutnya: Perhatikan perbedaan flu biasa dan COVID-19, gejalanya mirip!




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×