Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - LONDON. Bursa saham Inggris ditutup menguat pada perdagangan Kamis (6/8/2026), berlawanan dengan pelemahan yang terjadi di pasar saham Asia.
Penguatan ini didorong oleh kinerja keuangan sejumlah perusahaan yang melampaui ekspektasi, termasuk perusahaan properti Persimmon dan raksasa periklanan WPP, sehingga meningkatkan sentimen investor.
Indeks saham unggulan FTSE 100 naik 0,3% menjadi 10.921,64 poin pada pukul 09.42 GMT. Sementara itu, indeks saham berkapitalisasi menengah FTSE 250 menguat 0,1% ke level 24.663,72 poin.
Saham Persimmon melonjak 3,6% setelah pengembang perumahan tersebut memperkirakan jumlah penyerahan rumah sepanjang tahun ini akan berada di batas atas target yang telah ditetapkan.
Di sektor keuangan, saham perusahaan asuransi Admiral melesat 4,6% setelah membukukan hasil kinerja semester pertama yang solid sekaligus mengumumkan program pembelian kembali (buyback) saham.
Baca Juga: Dolar Kanada Diproyeksi Stabil dalam Jangka Pendek, Berpotensi Menguat pada 2027
Sorotan utama datang dari saham WPP yang meroket hingga 26%, menempatkannya di jalur kenaikan harian terbesar dalam lebih dari tiga dekade.
Kenaikan tersebut terjadi setelah perusahaan periklanan itu menyatakan bahwa kondisi bisnis menunjukkan perbaikan dalam beberapa bulan terakhir, meskipun pendapatan yang disesuaikan (adjusted revenue) pada semester pertama masih turun 4,7%.
Di sisi lain, pasar saham Asia dan kontrak berjangka (futures) indeks Nasdaq Amerika Serikat berada di bawah tekanan karena gejolak di sektor semikonduktor masih berlanjut. Meski demikian, pasar saham Eropa secara umum tetap berada di level tertinggi sepanjang masa.
Harga minyak dunia juga bergerak naik tipis akibat meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan energi. Ketidakpastian mengenai perundingan antara Iran dan Oman untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama lima bulan antara Iran dan Amerika Serikat, ditambah laporan mengenai serangan terhadap kapal tanker Arab Saudi di jalur pelayaran strategis, mendorong kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak global.
Pelaku pasar kini menantikan rilis data non-farm payrolls Amerika Serikat pada Jumat (7/8/2026), yang diperkirakan akan memberikan petunjuk mengenai kondisi pasar tenaga kerja AS sekaligus arah kebijakan suku bunga bank sentral.
Baca Juga: Kongo Larang Ekspor Konsentrat Tembaga dan Kobalt, Dorong Hilirisasi Tambang
Sementara itu, survei S&P Global menunjukkan bahwa kontraksi sektor konstruksi Inggris mulai mereda pada Juli. Penurunan aktivitas pembangunan gedung komersial dan perumahan tidak sedalam bulan sebelumnya, sementara optimisme para pelaku industri mencapai level tertinggi sejak sebelum pecahnya perang Iran.
Sejalan dengan perbaikan tersebut, indeks saham perusahaan pembangun rumah di Inggris naik 1,2%.
Di antara saham lainnya, perusahaan investasi properti Tritax Big Box REIT menjadi pelemah terbesar di FTSE 100 setelah sahamnya turun 4%. Penurunan terjadi setelah perusahaan mengumumkan penjualan saham baru senilai 350 juta pound sterling dengan harga 1,64 pound sterling per saham.
Sementara itu, saham Hikma Pharmaceuticals menguat 9% setelah perusahaan farmasi tersebut melaporkan kenaikan laba operasi inti semester pertama sebesar 9% dan mempertahankan proyeksi kinerja untuk sepanjang tahun.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
