kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.744   25,00   0,14%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

WHO: Omicron makin menyebar, tiap negara harus bersiap hadapi lonjakan kasus baru


Jumat, 03 Desember 2021 / 19:05 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - MANILA. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Jumat (3/12) meminta negara-negara di kawasan Asia-Pasifik untuk bersiap menghadapi lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron. 

Sejak pertama kali dilaporkan kehadirannya di Afrika Selatan pekan lalu, saat ini kasus Covid-19 akibat varian Omicron telah menyebar di kawasan Asia-Pasifik, seperti Australia, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, dan India.

Hampir seluruh negara kini telah memperketat aturan perjalanan internasional, bahkan beberapa di antaranya menutup pintu secara total.

"Kontrol perbatasan bisa mengulur waktu, tetapi setiap negara dan setiap komunitas harus bersiap menghadapi lonjakan kasus baru," kata Takeshi Kasai, Direktur Regional WHO untuk Pasifik barat, seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Kasus Covid-19 akibat virus corona Omicron menyebar ke 26 negara, mendekati Indonesia

Menurut Kasai, setiap negara tidak boleh hanya mengandalkan pembatasan perjalanan. Yang terpenting saat ini adalah menggiatkan kembali langkah-langkah pencegahan dasar seperti vaksinasi.

"Belajar dari varian Delta, negara-negara harus sepenuhnya memvaksinasi kelompok rentan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan seperti pemakaian masker dan aturan jarak sosial," lanjut Kasai.

Meski aturan pembatasan perjalanan telah diterapkan, varian Omicron masih terus ditemukan di berbagai negara. Australia jadi negara terbaru yang melaporkan kasus ini pada Jumat. Satu hari sebelumnya, AS juga melaporkan lima kasus sekaligus.

Pada Kamis (2/12), Singapura juga melaporkan kasus Covid-19 varian Omicron. Dua pasien yang terjangkit kini sedang dirawat di National Centre for Infectious Diseases (NCID). Keduanya diaporkan baru tiba dari Johannesburg, Afrika Selatan, pada Rabu (1/12).




TERBARU

[X]
×