CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.003,15   -12,85   -1.26%
  • EMAS973.000 0,21%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

WHO: Varian Omicron Bisa Mengakhiri Pandemi Covid-19 di Eropa


Senin, 24 Januari 2022 / 07:35 WIB
WHO: Varian Omicron Bisa Mengakhiri Pandemi Covid-19 di Eropa
ILUSTRASI. Orang-orang menunggu di luar pusat vaksinasi Covid-19, di tengah penyebaran varian Omicron, di Munich, Jerman, 6 Desember 2021. REUTERS/Lukas Barth.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KOPENHAGEN. Varian Omicron telah memindahkan pandemi Covid-19 ke fase baru dan bisa mengakhirinya di Eropa, Direktur WHO Eropa Hans Kluge mengatakan pada Minggu (23/1).

"Masuk akal bahwa kawasan ini bergerak menuju semacam endgame (akhir permainan) pandemi," kata Kluge kepada AFP , seperti dilansir Channel News Asia, yang menambahkan, varian Omicron bisa menginfeksi 60% penduduk Eropa pada Maret nanti.

Setelah gelombang varian Omicron yang melanda Eropa saat ini mereda, "akan ada beberapa minggu dan bulan kekebalan global, baik berkat vaksin ataupun orang memiliki kekebalan karena terinfeksi," ungkapnya.

"Kami mengantisipasi akan ada masa tenang sebelum Covid-19 kembali menjelang akhir tahun, tetapi belum tentu pandemi kembali," ujar dia.

Baca Juga: Kasus Omicron Transmisi Lokal di Indonesia Kian Banyak, Kenali 14 Gejala Varian Ini

Ilmuwan top Amerika Serikat (AS) Anthony Fauci mengungkapkan optimisme serupa pada Minggu (23/1). Dia mengatakan dalam ABC News This Week, dengan kasus Covid-19 turun "agak tajam" di beberapa bagian AS, "segalanya terlihat baik".

Sambil memperingatkan agar tidak terlalu percaya diri, Fauci bilang, jika penurunan jumlah kasus baru-baru ini di daerah-daerah seperti Timur Laut AS berlanjut, "Saya yakin Anda akan mulai melihat perubahan haluan di seluruh negeri".

Kantor WHO untuk Afrika juga menyatakan pekan lalu, kasus Covid-19 turun drastis di benua hitam dan kematian menurun untuk pertama kalinya sejak gelombang keempat virus yang didominasi varian Omicron mencapai puncaknya.

Varian Omicron, yang menurut penelitian lebih menular dari Delta tetapi umumnya menyebabkan infeksi yang tidak terlalu parah di antara orang yang divaksinasi, telah meningkatkan harapan yang telah lama ditunggu-tunggu.

Baca Juga: 2 Pasien Omicron Meninggal Dunia, Ini Gejala Penderita yang Harus Dilarikan ke RS

Yakni, Covid-19 mulai beralih dari pandemi ke penyakit endemik yang lebih mudah dikelola seperti flu musiman.

Namun, Kluge mengingatkan, masih terlalu dini untuk mempertimbangkan endemik Covid-19.

"Ada banyak pembicaraan tentang endemik tapi endemik berarti bahwa adalah mungkin untuk memprediksikan apa yang akan terjadi. Virus ini telah mengejutkan (kita) lebih dari sekali sehingga kita harus sangat berhati-hati," kata Kluge.

Dengan penyebaran Omicron yang begitu luas, varian lain virus corona masih bisa muncul, ia memperingatkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×