Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Bank sentral China atau People's Bank of China (PBOC) menyuntikkan likuiditas sebesar 806,5 miliar yuan (setara sekitar US$ 119,11 miliar) ke sistem keuangan melalui operasi pasar terbuka pada Rabu (29/7/2026).
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Melonjak 3% Rabu (29/7) Pagi, OPEC+ & Stok AS Jadi Penopang Utama
Mengutip Reuters, dalam pernyataannya PBOC menyebutkan telah menyalurkan 206,5 miliar yuan melalui instrumen reverse repo tenor tujuh hari dengan tingkat bunga 1,40%.
Selain itu, bank sentral China juga menggelontorkan tambahan 600 miliar yuan melalui reverse repo tenor semalam (overnight).
Namun, PBOC tidak mengungkapkan tingkat suku bunga yang dikenakan untuk fasilitas tersebut.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya bank sentral menjaga kecukupan likuiditas di sistem perbankan.
Baca Juga: Bursa Australia Tembus 9.000 Poin Rabu (29/7), Ditopang Lonjakan Rio Tinto dan CSL
Pekan lalu, PBOC telah mengumumkan akan melakukan operasi reverse repo overnight pada periode 29-31 Juli serta 3 Agustus.
Melalui rangkaian operasi tersebut, PBOC berencana menyuntikkan total 2,1 triliun yuan ke sistem perbankan menggunakan instrumen reverse repo tenor semalam guna memastikan kondisi likuiditas tetap memadai.














