kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

WHO: Varian Omicron sudah terdeteksi di 57 negara


Rabu, 08 Desember 2021 / 15:11 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang menyeberang jalan di area perbelanjaan Ginza, pada hari pertama penutupan perbatasan Jepang untuk mencegah penyebaran virus corona varian Omicron, di Tokyo, Jepang, 30 November 2021. REUTERS/Androniki Christodoulou.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebutkan, kasus varian Omicron telah dilaporkan di 57 negara. 

"Sebagian besar kasus yang diidentifikasi di negara-negara itu saat ini terkait dengan perjalanan," kata WHO.

Tapi, "Ini mungkin berubah karena semakin banyak informasi yang tersedia," ujar WHO dalam Pembaruan Epidemiologis Mingguan tentang COVID-19 yang rilis Selasa (7/12). 

Saat ini, Omicron adalah varian virus corona yang mendominasi kasus terbesar kedua di dunia, setelah Delta. 

Baca Juga: WHO tidak sarankan plasma konvalesen untuk pasien Covid-19, ini alasannya

Dari 899.935 sekuens yang diunggah ke GISAID dengan spesimen yang dikumpulkan dalam 60 hari terakhir, sebanyak 897 886 atau 99,8% adalah varian Delta dan 713 (0,1%) Omicron.

Lalu, 286 (<0,1%) Gamma, 154 (<0,1%) Alpha, 64 (<0,1%) Beta, dan <0,1% terdiri dari varian lainnya termasuk Mu dan Lambda.

"Mengingat yang dominan peredaran varian Delta di banyak negara, terutama di negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat, terlalu dini untuk menarik kesimpulan tentang dampak Omicron di dunia," sebut WHO.

WHO terus mengamati perkembangan tingkat sub-regional dan negara, terutama di beberapa negara Amerika Selatan, di mana perkembangan varian Delta lebih bertahap dan varian lainnya, seperti Gamma, Lambda, dan Mu masih menyumbang sebagian besar kasus.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×