kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.545   15,00   0,09%
  • IDX 6.750   -108,98   -1,59%
  • KOMPAS100 898   -17,43   -1,90%
  • LQ45 661   -8,88   -1,33%
  • ISSI 244   -4,42   -1,78%
  • IDX30 373   -3,61   -0,96%
  • IDXHIDIV20 457   -4,18   -0,91%
  • IDX80 102   -1,75   -1,69%
  • IDXV30 130   -2,02   -1,53%
  • IDXQ30 119   -1,14   -0,95%

Won Korea dan Dolar Taiwan Pimpin Penguatan Mata Uang Asia Awal Perdagangan Pagi Ini


Kamis, 02 Oktober 2025 / 09:40 WIB
Won Korea dan Dolar Taiwan Pimpin Penguatan Mata Uang Asia Awal Perdagangan Pagi Ini
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A South Korea won note is seen in this illustration photo May 31, 2017. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Mata uang Asia menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (2/10/2025) pagi.

Won Korea Selatan dan dolar Taiwan memimpin penguatan regional, menurut data Reuters pukul 09.02 WIB.

Baca Juga: Rupiah Dibuka Menguat Rp 16.615 Per Dolar AS Hari Ini (2/10), Mayoritas Asia Naik

Won Korea naik 0,19% ke 1.400,30 per dolar AS, sementara dolar Taiwan menguat 0,22% ke level 30,38.

Dolar Singapura juga bergerak positif dengan penguatan tipis 0,02% ke posisi 1,287.

Mata uang Asia lain yang ikut menguat yakni baht Thailand (0,11%), peso Filipina (0,08%), rupiah Indonesia (0,06%), dan ringgit Malaysia (0,07%).

Sementara itu, rupee India relatif stagnan di 88,69 per dolar AS.

Baca Juga: Dolar AS Menguat Kamis (2/10) Pagi, Mahkamah Agung Tunda Putusan Soal Pejabat The Fed

Sejak awal tahun 2025, sebagian besar mata uang Asia mencatat tren penguatan.

Dolar Taiwan naik 7,90%, disusul yen Jepang (+6,97%), ringgit Malaysia (+6,33%), dan dolar Singapura (+6,05%). Won Korea naik 5,14% dan baht Thailand 5,91%.

Namun, rupiah justru melemah 3,01% sejak awal tahun, sementara rupee India juga turun 3,47%.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×