kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Won Korea Pimpin Penguatan Jumat (31/10) Pagi, di Tengah Lesunya Mata Uang Asia


Jumat, 31 Oktober 2025 / 09:50 WIB
Won Korea Pimpin Penguatan Jumat (31/10) Pagi, di Tengah Lesunya Mata Uang Asia
ILUSTRASI. Won Korea Selatan


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Mata uang won Korea Selatan memimpin penguatan di antara mata uang utama Asia pada perdagangan Jumat (31/10/2025) pagi, meski sebagian besar mata uang regional masih bergerak terbatas terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip data Reuters pukul 09.19 WIB, won menguat 0,42% ke level 1.429 per dolar AS, dari sebelumnya 1.435. Penguatan ini menjadi yang tertinggi di kawasan Asia pada perdagangan hari ini.

Sementara itu, dolar Singapura menguat 0,11% ke posisi 1,299 per dolar AS, yen Jepang menguat 0,23% ke level 153,76, dan baht Thailand naik 0,22% menjadi 32,28 per dolar AS.

Dari kawasan lainnya, peso Filipina naik 0,14% ke 58,74, ringgit Malaysia menguat 0,12% ke 4,19, dan yuan China relatif stabil di 7,109 per dolar AS.

Sebaliknya, dolar Taiwan melemah 0,08% ke 30,74, sementara rupiah Indonesia dan rupee India sama-sama stagnan di level Rp 16.610 per dolar AS dan ₹88,70 per dolar AS.

Kinerja Mata Uang Asia Sejak Awal Tahun

Secara keseluruhan sepanjang 2025, beberapa mata uang Asia masih mencatatkan penguatan terhadap dolar AS.

Dolar Singapura naik 5,10%, baht Thailand menguat 6,27%, dan ringgit Malaysia naik 6,63%.

Namun, sejumlah mata uang lain masih berada di zona pelemahan. Rupiah tercatat melemah 3,13%, rupee India turun 3,47%, dan peso Filipina melemah 1,12% sejak akhir 2024.

Penguatan won Korea Selatan sebesar 3,03% sepanjang tahun ini sebagian didorong oleh meningkatnya arus modal asing dan ekspektasi bahwa Bank of Korea akan tetap menahan suku bunga acuan di tengah tren pelonggaran global.

Sementara itu, pergerakan dolar AS cenderung stabil di tengah sentimen campuran pasca keputusan Federal Reserve yang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin minggu ini.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×