kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

World Bank: Harga makanan pokok berada di level kritis


Rabu, 16 Februari 2011 / 11:16 WIB
World Bank: Harga makanan pokok berada di level kritis
ILUSTRASI. Aplikasi OVO


Reporter: Barratut Taqiyyah, BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. World Bank atau Bank Dunia mengatakan, saat ini, harga makanan pokok dunia berada di level kritis. Kondisi itu menyebabkan 44 juta orang berada di garis kemiskinan, terbesar sejak Juni 2010 lalu.

Berdasarkan laporan bertajuk Food Price Watch kemarin, harga makanan sudah melonjak 15% dalam kurun waktu empat bulan antara Oktober 2010 hingga Januari 2011. Lonjakan harga pangan ini dirasakan sangat tidak proporsional bagi kaum miskin yang menggunakan hampir separuh pendapatannya untuk membeli makanan.

Terkait hal itu, Bank Dunia berencana membahas masalah tersebut pada pertemuan G20 pada minggu ini di Paris. "Harga pangan global naik ke level kritis dan mengancam 10 juta warga miskin di seluruh dunia," jelas Robert Zoellick, Presiden Bank Dunia.

Dia juga bilang, salah satu penyebab naiknya harga pangan adalah gejolak politik Mesir.

Laporan terpisah pada bulan ini yang dirilis oleh Food and Agricultural Organization (FAO) PBB mengatakan, harga pangan dunia sudah menembus rekor tertinggi pada Januari.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×