kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Yen Stabil Jelang Keputusan BOJ Selasa (28/4) Pagi, Pasar Waspadai Arah Suku Bunga


Selasa, 28 April 2026 / 09:29 WIB
Yen Stabil Jelang Keputusan BOJ Selasa (28/4) Pagi, Pasar Waspadai Arah Suku Bunga
ILUSTRASI. New-Japan-Yen-s-Bills (Masahiro Sugimoto/The Yomiuri Shimbun via Reuters)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Nilai tukar yen Jepang bergerak stabil pada perdagangan Selasa (28/4/2026) pagi waktu Asia, seiring pelaku pasar menanti keputusan kebijakan moneter Bank of Japan (BOJ).

Pekan ini menjadi periode penting bagi bank sentral global di tengah ketidakpastian akibat konflik Iran.

Baca Juga: Jepang Siaga 24 Jam Hadapi Gejolak Yen, Menkeu Siap Intervensi

Melansir Reuters, Yen tercatat berada di level 159,49 per dolar AS, relatif tidak berubah. Pasar secara luas memperkirakan BOJ akan mempertahankan suku bunga di level 0,75%.

Selain BOJ, sejumlah bank sentral utama juga dijadwalkan mengumumkan kebijakan suku bunga dalam pekan ini, termasuk Federal Reserve, Bank Sentral Eropa, Bank of England, dan Bank of Canada.

Kepala strategi valas National Australia Bank Ray Attrill menilai, ketidakpastian akibat konflik membuat bank sentral cenderung menahan kebijakan.

“Dalam situasi penuh ketidakpastian terkait inflasi dan pertumbuhan, bank sentral memiliki alasan kuat untuk tidak mengubah kebijakan,” ujarnya.

Baca Juga: Trump Tolak Proposal Iran, Harapan Damai Kian Memudar

Sebelumnya, pasar sempat memperkirakan BOJ akan menaikkan suku bunga. Namun kini probabilitasnya turun drastis menjadi di bawah 5%.

Investor juga menantikan pembaruan proyeksi ekonomi BOJ, termasuk outlook pertumbuhan dan inflasi hingga 2028.

Di sisi lain, pelemahan yen yang berkepanjangan masih menjadi perhatian pemerintah Jepang. Menteri Keuangan Satsuki Katayama kembali memperingatkan pelaku pasar dan menegaskan kesiapan otoritas untuk melakukan intervensi jika diperlukan.

Katayama menyebut volatilitas di pasar minyak mentah turut memengaruhi pergerakan mata uang, dan pemerintah siap mengambil tindakan tegas jika terjadi gejolak berlebihan.

Sementara itu, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dijadwalkan menggelar pertemuan pada Rabu (29/4).

Baca Juga: Bursa Korsel Cetak Rekor Tertinggi Selasa (28/4), Saham Otomotif dan Baja Melesat

Jerome Powell diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga, meski pasar juga menyoroti potensi perubahan kepemimpinan dengan proses nominasi Kevin Warsh sebagai ketua The Fed.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama naik tipis 0,1% ke level 98,448, setelah sempat melemah dalam dua hari sebelumnya.

Pergerakan mata uang global cenderung terbatas, seiring pelaku pasar menunggu perkembangan terbaru terkait upaya penyelesaian konflik Iran.

Presiden AS Donald Trump dilaporkan tidak puas dengan proposal terbaru Iran karena tidak menyentuh isu program nuklir.

Adapun euro tercatat melemah tipis ke US$ 1,1715, sementara poundsterling berada di level US$ 1,3527. Dolar Australia dan Selandia Baru relatif stabil.

Di pasar kripto, Bitcoin naik 0,5% ke US$ 77.365, sementara Ether menguat 0,6% ke US$ 2.306.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×