kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Zona ekonomi baru China


Senin, 03 April 2017 / 12:05 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Yudho Winarto

SHANGHAI. China akan membangun zona ekonomi khusus yang baru di provinsi dengan tingkat pencemaran terbesar, Hebei. Rencana tersebut dalam rangka mempromosikan integrasi dengan kota tetangga Beijing dan Tianjin itu.

The Xiongan New Area, seperti dikutip Reuters, akan bekerja sama dengan Shenzhen Special Economic Zone untuk membangun zona ekonomi khusus ini.

Zona ekonomi yang baru ini terletak di 100 kilometer barat daya Beijing, dekat dengan ibukota Provinsi Hebei, Shinjazhuang. Nantinya pemerintah juga akan merelokasi beberapa rumah yang tidak berfungsi.

Wilayah yang saat ini seluas 100 kilometer persegi (km) akan diperluas menjadi 2.000 km. China memang sedang menjalankan rencananya untuk mengintegrasikan ekonomi Hebei, Beijing, dan Tianjin yang terkenal dengan daerah tercemar berat. Ketiganya dikenal dengan Jing Jin Ji.

Pengembangan ketiga wilayah secara terpisah, menurut Pemerintah China, akan memperlebar kesenjangan pendapatan. Sehingga ekonomi masyarakat akan jatuh ke level bawah terutama jika ada penegakan hukum terkait lingkungan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×