Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Yudho Winarto
NEW YORK. Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve, harus memperhatikan pelemahan data ekonomi AS belakangan ini untuk menimbang kenaikan suku bunga. Presiden The Fed New York, William Dudley mengatakan, data tenaga kerja bulan Maret yang melemah hanya sementara. "Tapi bank sentral harus menentukan apakah pelemahan ini merupakan tanda-tanda perlambatan pasar tenaga kerja yang lebih substansial," kata Dudley.
Dudley yang merupakan anggota permanen Federal Open Market Committee (FOMC) dan anggota-anggota lain terus menekankan bahwa kenaikan suku bunga acuan AS akan menunggu perbaikan sektor tenaga kerja dan inflasi pada target 2%. "Waktu normalisasi akan tergantung data dan masih belum tentu karena ekonomi tidak bisa diantisipasi penuh," kata dia.
Dudley memperkirakan, pertumbuhan ekonomi AS yang hanya 1% pada kuartal I 2015, akan naik menjadi lebih dari 2% di tahun ini. Dia memprediksi, tingkat pengangguran bisa turun dari 5,5% menjadi 5% pada akhir 2015.













