kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Yellen: Pemangkasan stimulus akan terus berlanjut


Rabu, 12 Februari 2014 / 03:51 WIB
Yellen: Pemangkasan stimulus akan terus berlanjut
ILUSTRASI. Pekerja Kena PHK Bisa Dapat BSU 2022? Simak Penjelasannya Ini. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/wsj.


Sumber: Bloomberg, BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WASHINGTON. Pimpinan the Federal Reserve Janet Yellen memastikan akan melanjutkan kebijakan pendahulunya Ben S Bernanke, yakni menurunkan nilai stimulus secara bertahap.

"Bank sentral AS akan memperlambat laju penurunan stimulus hanya jika ada catatan perubahan signifikan dalam outlook perekonomian AS," jelas Yellen di hadapan House Financial Services Committee. Dia menambahkan, sangat penting bagi the Fed untuk mempelajari sejumlah data ekonomi yang dirilis seperti dampak data penambahan tenaga kerja yang tumbuh lebih rendah dibanding prediksi.

Yellen -yang tadi malam menyampaikan pernyataan publik pertama kali sebagai pimpinan the Fed- mengatakan bahwa guncangan pasar finansial tidak menimbulkan risiko besar terhadap outlook perekonomian AS.

Namun, "Meski pertumbuhan ekonomi meningkat, pemulihan di pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata selesai. Saya berkomitmen utuk mencapai dua target utama yakni membantu perekonomian sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga AS dan mengembalikan tingkat inflasi ke level 2% dan memastikan inflasi tidak akan melonjak di atas level tersebut," papar Yellen.

Memang, belakangan, data beragam mengenai ekonomi AS menimbulkan pertanyaan apakah perekonomian Negeri Paman Sam itu mampu mempertahankan pertumbuhannya seperti yang ditunjukkan pada paruh kedua tahun lalu.

Asal tahu saja, tingkat pengangguran AS sudah turun hingga ke posisi 6,6% dari posisi sebelumnya 7,9% pada tahun lalu. Namun, Yellen masih cukup terkejut melihat data lemahnya pertumbuhan tenaga kerja AS.

Selain itu, Yellen juga memberikan sinyal bahwa tingkat suku bunga AS akan tetap rendah.

Pasca pernyataan Yellen, bursa AS memberikan reaksi positif.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×