kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

6 Negara Eropa berkongsi bangun rudal pencegat hipersonik, hadapi Rusia?


Selasa, 01 Desember 2020 / 23:50 WIB


Sumber: Defense News | Editor: S.S. Kurniawan

MBDA berencana mengembangkan pencegat endo-atmosfer baru yang akan mengatasi berbagai ancaman, termasuk rudal balistik jarak menengah, rudal supersonik dan hipersonik, glider hipersonik, rudal anti-kapal, dan target yang lebih konvensional seperti pesawat tempur. 

"Rudal pencegat ini akan mengintegrasikan sistem darat dan laut yang ada dan masa depan," sebut MBDA yang berbasis di Schrobenhausen, Jerman, dalam situs resminya seperti dikutip Defense News.

Di saat yang sama, Rusia sedang menguji coba rudal hipersonik bertajuk Tsirkon. 

Dalam dua kali uji coba, Rusia mengklaim, tsirkon berhasil menghantam target pada jarak 450 kilometer dari titik peluncuruan, dan mengembangkan kecepatan lebih dari Mach 8 atau 8 kali kecepatan suara.

Dengan kecepatan di atas Mach 8, penerbangan rudal hipersonik Tsirkon itu berlangsung hanya empat setengah menit untuk menghantam target di Laut Barent pada jarak 450 kilometer. 

Selanjutnya: Cuma butuh 4 menit, rudal hipersonik Rusia hantam target sejauh 450 km




TERBARU

[X]
×