kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45886,96   -13,86   -1.54%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

7 Musuh Vladimir Putin yang Mengalami Nasib Misterius


Kamis, 24 Agustus 2023 / 09:16 WIB
7 Musuh Vladimir Putin yang Mengalami Nasib Misterius
ILUSTRASI. Pihak lain yang menentang Putin atau kepentingannya juga telah meninggal dalam kondisi yang tidak jelas atau hampir mati. Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

MUSUH VLADIMIR PUTIN - Kepala tentara bayaran Rusia Yevgeny Prigozhin diyakini tewas setelah sebuah jet pribadi yang ia tumpangi jatuh di utara Moskow tanpa ada satu pun korban yang selamat.

Mengutip Reuters, Prigozhin, 62 tahun, mempelopori pemberontakan terhadap petinggi militer Rusia pada 23-24 Juni, yang menurut Presiden Vladimir Putin dapat memicu perang saudara di Rusia.

Pihak lain yang menentang Putin atau kepentingannya juga telah meninggal dalam kondisi yang tidak jelas atau hampir mati.

Berikut beberapa detail mengenai kejadian misterius tersebut:

1. ALEXEI NAVALNY

Pemimpin oposisi paling terkemuka di Rusia, Alexei Navalny, diterbangkan ke Jerman pada Agustus 2020 untuk perawatan medis setelah diracun di Siberia dengan apa yang disimpulkan oleh para ahli Barat sebagai agen saraf militer Novichok. Rusia membantah terlibat.

Navalny mendapat simpati dari seluruh dunia karena secara sukarela kembali ke Rusia pada tahun 2021. Dia langsung ditangkap setibanya di sana. Dia sekarang menjalani hukuman 11,5 tahun penjara atas tuduhan penipuan dan tuduhan lain yang menurutnya palsu. 

Gerakan politiknya telah dilarang dan dinyatakan sebagai kelompok “ekstremis”. Navalny mendapat tambahan hukuman 19 tahun di koloni dengan keamanan maksimum yang ditambahkan ke hukuman penjaranya baru-baru ini.

Baca Juga: Bos Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, Dinyatakan Tewas dalam Kecelakaan Pesawat

2. SERGEI SKRIPAL

Mantan agen ganda Rusia yang membocorkan rahasia kepada intelijen Inggris, Sergei Skripal dan putrinya Yulia ditemukan tak sadarkan diri di bangku di luar pusat perbelanjaan di kota katedral Inggris Salisbury pada Maret 2018.

Mereka dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis, dan para pejabat Inggris mengatakan mereka telah diracuni dengan Novichok, sekelompok agen saraf yang dikembangkan oleh militer Soviet pada tahun 1970an dan 1980an. Keduanya selamat.

Rusia membantah terlibat dalam peracunan tersebut dan mengatakan Inggris mengobarkan histeria anti-Rusia.

Baca Juga: Keamanan Inggris: Kecelakaan Jet Prigozhin Dilakukan oleh FSB atas Perintah Putin




TERBARU

[X]
×