Sumber: Bloomberg |
LONDON. Pemerintah Saudi Arabia berencana untuk menguji peningkatan pemulihan di pasar emas hitam alias minyak mentah. Hal ini merupakan metode untuk meningkatkan produksi minyak mentah dengan menyuntikkan gas di ground-nya di Kilang Ghawar.
Proyek ini kemungkinan akan digelindingkan pada tahun 2013 dan melibatkan suntikan sebanyak 40 juta kubik feet carbon dioxide setiap hari ke dalam area yang dibanjiri dengan air di waduk Arab-D di ladang Ghawar field. Hal ini ditegaskan oleh Prince Abdulaziz Bin Salman Al-Saud.
Tujuan dari proyek ini adalah membantu penyebaran teknologi sejalan dengan International Energy Agency yang menegaskan pentingnya pemangkasan emisi karbon dioksioda sebesar setengahnya dari bahan baku fosil pada taun 2050.
"Sangatlah penting untuk disebutkan bahwa Saudi Arabia tidak perlu memproduksi minyak melalui perbesaran produksi minyak mentah dalam beberapa dekade yang akan datang," tegasnya.
Menurutnya, ini merupakan kunci fokus dalam road map pengelolaan teknologi karbon. Pemerintah Saudi Arabia juga telah membikin kebijakan untuk mengurangi greenhouse-gas emission yang dituding sebagai penyebab global warming.













