kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.830.000   -50.000   -1,74%
  • USD/IDR 17.206   43,00   0,25%
  • IDX 7.548   -10,92   -0,14%
  • KOMPAS100 1.034   -5,95   -0,57%
  • LQ45 738   -5,37   -0,72%
  • ISSI 273   -0,12   -0,04%
  • IDX30 402   1,72   0,43%
  • IDXHIDIV20 493   6,01   1,24%
  • IDX80 116   -0,63   -0,54%
  • IDXV30 141   2,17   1,57%
  • IDXQ30 129   0,79   0,61%

Harga Emas Melesat 1% di Tengah Hari Ini (22/4): Cek Pemicu Kenaikan & Potensinya


Rabu, 22 April 2026 / 13:51 WIB
Harga Emas Melesat 1% di Tengah Hari Ini (22/4): Cek Pemicu Kenaikan & Potensinya
ILUSTRASI. Harga emas spot melonjak 1,1% pada hari ini


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga emas menguat karena harga minyak yang melemah, menyusul perpanjangan gencatan senjata AS dengan Iran, meredakan kekhawatiran akan lonjakan inflasi dan suku bunga tinggi yang berkepanjangan.

Rabu (22/4/2026) pukul 13.30 WIB, harga emas spot menguat 1,1% menjadi US$ 4.762,22 per ons troi, setelah jatuh ke level terendah sejak 13 April pada hari Selasa (21/4/2026).

Sejalan, harga emas kontrak berjangka untuk pengiriman Juni 2026 naik 1,3% menjadi US$ 4.781 per ons troi.

Presiden AS Donald Trump mengatakan, ia akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu untuk memungkinkan pembicaraan perdamaian lebih lanjut, beberapa jam sebelum gencatan senjata tersebut berakhir.

Baca Juga: Inflasi Inggris Melonjak Menjadi 3,3%, Dampak Perang Iran Mulai Terasa

Pengumuman Trump tampaknya bersifat sepihak, dan belum jelas apakah Iran atau sekutu AS, Israel, akan setuju untuk memperpanjang gencatan senjata yang dimulai dua minggu lalu.

"Dengan perpanjangan gencatan senjata ini, pasar melihat adanya penurunan ketegangan dalam krisis," kata analis Marex, Edward Meir. "Jika gencatan senjata berakhir dan permusuhan berlanjut, kita akan melihat dolar menguat, harga minyak dan suku bunga naik, dan itu akan menekan harga (emas)."

Pada sesi ini, pasar saham naik, dolar melemah, dan harga minyak turun setelah perpanjangan gencatan senjata.

Harga minyak mentah yang lebih tinggi dapat memicu inflasi dengan menaikkan biaya transportasi dan produksi. “Meskipun emas dianggap sebagai lindung nilai inflasi, suku bunga tinggi membuat aset penghasil imbal hasil lebih menarik, sehingga mengurangi daya tarik emas batangan.”

“Pergerakan harga tetap bergantung pada berita gencatan senjata Timur Tengah dan kebutuhan likuiditas,” kata analis di Standard Chartered dalam sebuah catatan.

Baca Juga: Pasokan Minyak Jerman Terancam: Kazakhstan Hentikan Ekspor Mei 2026

“Meskipun kami mencatat bahwa kenaikan harga baru-baru ini rapuh dan berisiko mengalami koreksi jangka pendek, kami terus memperkirakan harga (logam mulia) akan pulih dan emas khususnya akan kembali menguji rekor tertinggi.”

Sementara itu, calon kepala Federal Reserve, Kevin Warsh, mengatakan pada hari Selasa bahwa ia "tidak membuat janji kepada Trump tentang pemotongan suku bunga," saat ia mencoba meyakinkan para senator AS yang mempertimbangkan pengesahannya untuk memimpin bank sentral bahwa ia akan bertindak secara independen dari Gedung Putih sambil mengejar reformasi yang luas.

Sementara itu, harga perak spot naik 2,2% menjadi US$ 78,38 per ons troi, harga platinum melonjak 2,1% menjadi US$ 2.079,64 per ons troi dan paladium naik 2,6% menjadi US$ 1.573,34 per ons troi




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×