kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Ada indikasi pelanggaran HAM, Trump bakal larang produk kapas dari China


Selasa, 08 September 2020 / 14:28 WIB
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ada indikasi pelanggaran HAM, Trump bakal larang produk kapas dari China. REUTERS/Leah Millis


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Namun beberapa merek merasa produksi berkualitas China sulit untuk ditiru. Juga harus menghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan stok dari pabrik.

Tindakan tersebut, yang disebut perintah pelepasan pajak, akan dikeluarkan oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS. Regulator tersebut juga pernah mengeluarkan larangan semacam itu terhadap masing-masing perusahaan yang dicurigai menggunakan kerja paksa di Xinjiang.

 Tetapi telah mempertimbangkan tindakan yang lebih luas terhadap kategori barang yang lebih luas. Pelanggan dan Perlindungan Perbatasan tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Baca Juga: ByteDance akan membagikan bonus kepada karyawannya di tengah tekanan AS kepada TikTok

Pada bulan Juli, pemerintahan Trump menempatkan beberapa perusahaan pakaian dalam daftar hitam yang mencegah mereka membeli produk Amerika. Lantaran telah menggunakan kerja paksa di Xinjiang.

Daftar tersebut mencakup pemasok saat ini atau sebelumnya yang dilaporkan untuk merek pakaian internasional besar, seperti Ralph Lauren, Tommy Hilfiger, dan Hugo Boss. Beberapa perusahaan China yang terdaftar dan merek internasional utama yang mereka pasok menolak tindakan tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka tidak menemukan bukti kerja paksa atau pelanggaran lain dalam rantai pasokan mereka.

Perusahaan-perusahaan yang terjebak dalam perdebatan tentang apakah produk mereka dibuat dengan kerja paksa mengatakan bahwa rantai pasokan China yang tidak jelas dapat membuat sulit untuk melacak dengan tepat dari mana sumber kapas.

Selanjutnya: Indo-Pasifik memanas, Taiwan ajak negara-negara demokrasi halangi tindakan agresif




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×