kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Ada pergerakan di pangkalan utama, Korea Utara mau pamer rudal terbesar?


Sabtu, 19 September 2020 / 19:00 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Setelah kesibukan aktivitas terdeteksi di pangkalan militer utama Korea Utara, Korea Selatan sedang mengamati tanda-tanda Pyongyang akan mengungkap senjata baru atau menguji coba rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM).

Mengutip Reuters, formasi pasukan terlihat berlatih, yang mungkin untuk persiapan parade militer besar pada 10 Oktober, peringatan 75 tahun Partai Buruh yang berkuasa. Beberapa pengamat mengatakan, Korea Utara mungkin menampilkan rudal terbesarnya untuk pertama kalinya sejak 2018.

Hanya memang, analis citra satelit dan pejabat keamanan Korea Selatan menyebutkan, sejauh ini tidak ada bukti konklusif dari peluncuran senjata baru maupun SLBM yang akan datang. 

Tapi, setelah beberapa topan menghantam Korea Utara pada awal September, foto satelit menunjukkan kesibukan di galangan kapal Sinpo di Selatan Korea Utara. Termasuk, di cekungan tempat tongkang yang digunakan dalam peluncuran rudal bawah air sebelumnya berlabuh.

Baca Juga: Korea Utara punya sejumlah kecil senjata nuklir, AS: Kemampuannya bisa ancam Amerika

"Kami sedang memantau perkembangan, karena ada kemungkinan uji coba rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam akan dilakukan di sana menggunakan peralatan ejeksi, segera setelah perbaikan selesai," kata Won In-choul, calon Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, minggu ini, seperti dikutip Reuters.

Pejabat Korea Selatan lainnya telah menyuarakan pernyataan yang lebih hati-hati, termasuk Menteri Pertahanan Korea Selatan yang baru menjabat Jenderal Suh Wook. Ia mengatakan pada Senin (14/9), tes SLBM tidak mungkin karena terlalu sedikit waktu untuk mempersiapkan menjelang peringatan hari jadi Partai Buruh.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×