kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.876   21,00   0,12%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

Ada risiko besar penyebaran Covid-19 di pesawat, begini penjelasannya


Rabu, 23 September 2020 / 10:32 WIB
ILUSTRASI. CDC melaporkan seorang penumpang yang positif Covid-19 menginfeksi 15 penumpang lain dalam penerbangan dari London ke Hanoi, Vietnam. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Industri perjalanan telah mengalami pukulan besar selama pandemi karena pembatasan ekstensif di seluruh dunia. Dampaknya, sejumlah maskapai seperti British Airways, EasyJet, dan Ryanair semuanya mengumumkan pemutusan hubungan kerja massal. Dalam upaya menjaga kelangsungan bisnis, maskapai penerbangan telah melakukan berbagai langkah kebersihan untuk meminimalkan risiko masuk dan menyebar virus corona di dalam pesawat. 

Baca Juga: Waspada tinggi! Ternyata Covid-19 menyebar lebih mudah dari yang dikira

Protokol baru termasuk pemeriksaan suhu, pembersihan yang lebih intensif, dan penggunaan masker wajib untuk semua penumpang di pesawat. Namun studi baru mengungkapkan, tindakan menerapkan jarak kursi kurang baik, strategi umum lain yang digunakan untuk memastikan penumpang tidak terlalu berdekatan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "CDC Sebutkan Adanya Penyebaran Covid-19 di Pesawat, Ini Penjelasannya..."
Penulis : Retia Kartika Dewi
Editor : Sari Hardiyanto

Selanjutnya: Waspada, gejala baru Covid-19 kini mirip penyakit berbahaya




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×