kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Ada rumor AS akan serang Laut China Selatan dengan drone, ini jawaban Pentagon


Jumat, 30 Oktober 2020 / 06:36 WIB
ILUSTRASI. Amerika Serikat menyangkal laporan tentang kemungkinan serangan pesawat tak berawak (drone) di Laut China Selatan. REUTERS/Al Drago


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dia menambahkan, China akan secara tegas melakukan serangan balasan jika diprovokasi dengan serangan di laut.

Kedua militer akan bertukar pandangan melalui konferensi video tentang bantuan kemanusiaan pada pertengahan November dan tentang keamanan maritim sebelum akhir tahun, kata Wu.

Pentagon tidak mengatakan apakah Esper secara khusus mengambil bagian dalam pembicaraan itu. Namun, Pentagon mengatakan hal itu adalah kesempatan untuk menciptakan prinsip-prinsip untuk mencegah dan mengelola krisis dan mengurangi risiko kekuatan.

Baca Juga: Menlu AS puji tindakan tegas Indonesia lindungi kedaulatan di perairan Natuna

"Kedua belah pihak sepakat tentang pentingnya membangun mekanisme komunikasi tepat waktu selama krisis, serta kebutuhan untuk memelihara saluran komunikasi reguler untuk mencegah krisis dan melakukan penilaian pasca krisis," demikian pernyataan Pentagon.

Selanjutnya: Unjuk kekuatan ke China, Jepang dan AS gelar latihan militer skala besar




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×