Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua pendiri perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, resmi mengundurkan diri. Keputusan ini menambah daftar kepergian jajaran pendiri dari perusahaan yang baru berdiri kurang dari tiga tahun tersebut.
Tony Wu dan Jimmy Ba, yang ikut mendirikan xAI bersama Musk, mengumumkan pengunduran diri mereka melalui unggahan di media sosial X.
Keduanya tidak menjelaskan alasan hengkang maupun rencana ke depan, namun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Musk.
Baca Juga: Startup AI Milik Elon Musk Incar Pendanaan US$15 Miliar, Valuasi Melesat Tajam
Dengan keluarnya Wu dan Ba, jumlah pendiri aktif xAI kini tersisa sekitar setengah dari total 12 co-founder awal. Kondisi ini mempertegas tren eksodus di internal perusahaan pengembang kecerdasan buatan tersebut.
Mengutip laporan Financial Times, pengunduran diri Jimmy Ba disebut berkaitan dengan ketegangan di tim teknis.
Ketegangan itu dipicu oleh tuntutan untuk meningkatkan kinerja model AI xAI, seiring dorongan Musk agar perusahaan segera mengejar ketertinggalan dari pesaing utama seperti OpenAI dan Anthropic.
Hingga berita ini ditulis, Ba belum memberikan tanggapan atas laporan tersebut.
Perubahan di tubuh xAI ini terjadi hanya beberapa hari setelah SpaceX, perusahaan lain milik Musk, mengumumkan rencana untuk mengakuisisi xAI.
Baca Juga: xAI Milik Elon Musk Hampir Raih Pendanaan US$20 Miliar, Didukung Investasi Nvidia
Aksi korporasi itu ditujukan untuk membentuk entitas gabungan dengan valuasi mencapai US$1,25 triliun, serta membuka jalan menuju penawaran saham perdana (IPO) pada akhir tahun ini.
Dana dari rencana tersebut disebut akan digunakan untuk mendukung ambisi Musk membangun pusat data, termasuk proyek data center berbasis luar angkasa.













