kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Agustus, inflasi Singapura catatkan kenaikan tercepat sejak 2008


Jumat, 23 September 2011 / 12:23 WIB
ILUSTRASI. Cuka apel untuk wajah bisa digunakan untuk mengobati jerawat.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Tingkat inflasi Singapura, secara tidak terduga, mencatatkan kenaikan paling cepat sejak 2008. Data yang dirilis Badan Pusat Statistik setempat menunjukkan, indeks harga konsumen pada Agustus naik 5,7% dibanding tahun sebelumnya.

Angka tersebut lebih tinggi ketimbang prediksi analis yang disurvei Bloomberg sebesar 5,2%. Sekadar informasi, tingkat inflasi pada Juli lalu sebesar 5,4%. Melonjaknya indeks harga konsumen didorong oleh lonjakan harga perumahan dan bahan makanan.

"Angka inflasi yang tinggi ketimbang prediksi akan terus mendorong kenaikan inflasi Singapura dalam jangka pendek, meskipun harga komoditas dan energi dunia mulai menurun," jelas Irvin Seah, ekonom DBS Group Holdings Ltd di Singapura.

Seah berpendapat, kenaikan inflasi tersebut menyebabkan bank sentral Negeri Merlion bingung dalam menetapkan kebijakan pada bulan depan, karena tingkat risiko kian tinggi. "Meskipun bank sentral Singapura akan terus menahan laju penguatan dollar Singapura secara bertahap, namun risiko penurunan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kenaikan inflasi akan menahan langkah bank sentral sehingga menetapkan kebijakan yang lebih netral," urainya.




TERBARU

[X]
×