kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Akibat krisis chip, produsen mobil berpotensi kehilangan pendapatan US$ 110 miliar


Jumat, 14 Mei 2021 / 15:20 WIB
ILUSTRASI. Perakitan mobil Hyundai di Seoul Korea Selatan. REUTERS/Kim Hong-Ji/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD


Sumber: Reuters | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Produsen mobil otomotif global kekurangan pasokan chip. Kondisi ini berpotensi menghilangkan cuan dari perusahaan otomotif. 

Perusahaan konsultan AlixPartners memproyeksikan kekurangan chip semikonduktor akan membuat produsen mobil kehilangan pendapatan sekitar US$ 110 miliar di tahun ini. Angka itu naik dari perkiraan sebelumnya sebesar US$ 61 miliar. Krisis chip membuat kehilangan produksi 3,9 juta kendaraan.

"Krisis chip telah mendorong kebutuhan pembuat mobil untuk menjadi "proaktif" sekarang, dan menciptakan "ketahanan rantai pasokan" jangka panjang untuk menghindari gangguan di masa depan, kata Mark Wakefield, co-leader dari praktik otomotif global AlixPartners Jumat (14/5) seperti dikutip dari Reuters. 

Baca Juga: Bank ini melayani kelompok LGBTQ, salah satu layanannya menerima pergantian nama

Nantinya produsen mobil akan mencari produsen langsung chip semikonduktor. 

Secara terpisah, Ford Motor Co  mengatakan bahwa pihaknya mendesain ulang suku cadang otomotif untuk menggunakan chip yang lebih mudah diakses, sebagai tanggapan atas kekurangan semikonduktor global.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×