kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Akibat krisis chip, produsen mobil berpotensi kehilangan pendapatan US$ 110 miliar


Jumat, 14 Mei 2021 / 15:20 WIB
ILUSTRASI. Perakitan mobil Hyundai di Seoul Korea Selatan. REUTERS/Kim Hong-Ji/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD


Sumber: Reuters | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Produsen mobil otomotif global kekurangan pasokan chip. Kondisi ini berpotensi menghilangkan cuan dari perusahaan otomotif. 

Perusahaan konsultan AlixPartners memproyeksikan kekurangan chip semikonduktor akan membuat produsen mobil kehilangan pendapatan sekitar US$ 110 miliar di tahun ini. Angka itu naik dari perkiraan sebelumnya sebesar US$ 61 miliar. Krisis chip membuat kehilangan produksi 3,9 juta kendaraan.

"Krisis chip telah mendorong kebutuhan pembuat mobil untuk menjadi "proaktif" sekarang, dan menciptakan "ketahanan rantai pasokan" jangka panjang untuk menghindari gangguan di masa depan, kata Mark Wakefield, co-leader dari praktik otomotif global AlixPartners Jumat (14/5) seperti dikutip dari Reuters. 

Baca Juga: Bank ini melayani kelompok LGBTQ, salah satu layanannya menerima pergantian nama

Nantinya produsen mobil akan mencari produsen langsung chip semikonduktor. 

Secara terpisah, Ford Motor Co  mengatakan bahwa pihaknya mendesain ulang suku cadang otomotif untuk menggunakan chip yang lebih mudah diakses, sebagai tanggapan atas kekurangan semikonduktor global.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×