kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Aksi ekspansi selalu menggunakan modal sendiri (3)


Sabtu, 27 April 2019 / 09:25 WIB
Aksi ekspansi selalu menggunakan modal sendiri (3)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tri Adi

Melesatnya Wildberries tidak terlepas dari strategi yang dilakukan Tatyana, yakni layanan pick up point dan menawarkan pembelian cicilan dengan minimum pembelian RUB 1.000. Saat ini, Wildberry menjadi superstore online pertama Rusia dan menjadi salah satu dari empat perusahaan internet paling berharga Rusia.

Sekarang, perusahaan e-commerce itu juga telah menjual lebih dari 10.000 jenis produk. Kehadiran Wildberries telah mendorong pertumbuhan tingkat belanja secara online di Rusia meningkat.

Berdasarkan riset Nielsen, sebanyak 90% dari Rusia telah melakukan setidaknya satu pembelian online dalam sepuluh tahun terakhir. Transaksi tersebut sebagai hasil dari meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap toko online.

Tidak banyak ulasan mengenai strategi apa lagi yang akan dilakukan Tatyana dalam mengembangkan Wildberries. Maklum, wanita 43 tahun ini sangat menutup diri terhadap pemberitaan.

Dalam melakukan ekspansi, Tatyana akan mengandalkan modal sendiri. Dia tidak membuka diri terhadap investor. Oleh karena itu, Wildberries masih merupakan perusahaan pribadinya hingga saat ini. Keuntungan yang diraup perusahaan e-commrece itu otomatis masuk seluruhnya ke kantong Tatyana. Nilai perusahaanya saat ini ditaksir mencapai US$ 1,2 miliar.

Bisnis e-commerce di Rusia memang menggiurkan. Tahun lalu raksasa e-commerce China, Alibaba, menandatangani kemitraan strategis baru dengan sejumlah perusahaan Rusia. Mereka membentuk platform e-commerce baru dan memanfaatkan sistem pembayaran Rusia sendiri, yang dikenal dengan sebutan Mir.

Alibaba akan menyumbang cabang e-commerce lokal, AliExpress Rusia dengan kemitraan yang memungkinkan perusahaan Tiongkok tersebut menjangkau lebih banyak pengguna di Rusia. Ia juga mengatakan akan mempertimbangkan suntikan uang ke dalam usaha itu.

Alibaba juga akan menyerahkan kendali bisnis di Rusia untuk membentuk kemitraan. Perusahaan China ini akan memiliki sebesar 48% kepemilikan AliExpress Rusia. Sedangkan entitas Rusia mengambil 52%. Ide kerjasama tersebut adalah memberi peningkatan akses untuk Alibaba di pasar Rusia.

(Bersambung)




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×