kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.541   -117,00   -0,66%
  • IDX 6.671   -15,66   -0,23%
  • KOMPAS100 876   -0,69   -0,08%
  • LQ45 664   -1,90   -0,29%
  • ISSI 234   0,20   0,09%
  • IDX30 369   -2,38   -0,64%
  • IDXHIDIV20 457   -2,11   -0,46%
  • IDX80 100   -0,20   -0,20%
  • IDXV30 127   -0,30   -0,24%
  • IDXQ30 118   -0,51   -0,43%

Amazon Mulai Jual Obligasi Pound Sterling untuk Danai Ekspansi AI


Rabu, 09 September 2026 / 14:36 WIB
Amazon Mulai Jual Obligasi Pound Sterling untuk Danai Ekspansi AI
ILUSTRASI. Amazon mulai menawarkan obligasi berdenominasi pound sterling untuk pertama kalinya pada Rabu (8/9/2026), (DOK/Amazon.com)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - LONDON. Amazon mulai menawarkan obligasi berdenominasi pound sterling untuk pertama kalinya pada Rabu (8/9/2026), seiring perusahaan teknologi hyperscaler berlomba mencari pendanaan dalam berbagai mata uang guna membiayai kebutuhan investasi yang semakin besar di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Mengutip Reuters, Amazon menetapkan panduan harga awal untuk penerbitan obligasi tersebut. Berdasarkan memo yang dikirimkan bank-bank yang menangani transaksi, obligasi tenor tiga tahun ditawarkan dengan spread sekitar 70 basis poin di atas obligasi pemerintah Inggris.

Sementara itu, obligasi tenor enam tahun memiliki panduan spread sekitar 90 basis poin, tenor 12 tahun sekitar 105 basis poin, dan tenor 19 tahun sekitar 110 basis poin di atas obligasi pemerintah Inggris.

Baca Juga: Bangun Infrastruktur AI di Finlandia, Google Rogoh Kocek Hingga Rp 263,25 Triliun

Transaksi obligasi tersebut dijadwalkan ditetapkan harganya pada Rabu.

Penerbitan obligasi dalam mata uang pound sterling menjadi langkah baru bagi Amazon dalam melakukan diversifikasi sumber pendanaan di luar pasar Amerika Serikat. Perusahaan teknologi raksasa tersebut sebelumnya semakin aktif mengakses pasar obligasi internasional dengan menerbitkan surat utang dalam berbagai mata uang.

Langkah tersebut dilakukan ketika perusahaan-perusahaan hyperscaler menghadapi kebutuhan pendanaan yang sangat besar untuk mendukung ekspansi infrastruktur dan investasi terkait AI.

Selain Amazon, perusahaan teknologi besar lainnya juga semakin aktif mencari pendanaan dari pasar global. Penerbitan obligasi dilakukan dalam berbagai mata uang, mulai dari euro, franc Swiss hingga yen Jepang.

Baca Juga: Google Gelontorkan US$15,1 Miliar untuk Infrastruktur AI di Finlandia

Diversifikasi tersebut memungkinkan perusahaan teknologi memperoleh akses ke basis investor yang lebih luas sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap satu sumber pendanaan, terutama pasar obligasi Amerika Serikat.

Lonjakan investasi AI mendorong kebutuhan belanja modal perusahaan teknologi global, terutama untuk membangun pusat data, memperluas kapasitas komputasi, serta menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan untuk menjalankan model AI generatif.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×