kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ancaman gagal bayar utang perusahaan China


Rabu, 30 Desember 2015 / 11:13 WIB
Ancaman gagal bayar utang perusahaan China


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yudho Winarto

BEIJING. Ancaman gagal bayar (default) utang perusahaan swasta di China tahun 2016 diprediksi semakin naik seiring kenaikan biaya pinjaman (bunga). Perusahaan di China tengah berjuang membayar utang di tengah situasi perlambatan ekonomi terburuk dalam seperempat abad terakhir.

Seperti diwartakan Bloomberg, Selasa (29/12), jumlah perusahaan di China dengan beban total utang yang melampaui total ekuitasnya kini berjumlah 913 perusahaan. Jumlah tersebut meningkat sekitar 29,50% dari tahun 2007 yang berjumlah 705 perusahaan.

"Ada banyak default baru-baru ini, dan ke depan kondisi ini akan terlihat seperti hal yang biasa," tulis Qu Qing, dalam riset yang dirilis Hua Chuang Securities Co (Hua Chuang).

Sampai di sini, Hua Chuang mengingatkan agar investor semakin waspada dan menyimak kebijakan-kebijakan baru pemerintah China terhadap industri. Apalagi, awal Desember lalu, produsen pig iron (besi) Sichuan Shengda Group Ltd menjadi perusahaan ketujuh di China yang pada tahun ini yang gagal memenuhi pembayaran obligasi jatuh tempo. Perusahaan ini gagal mendapatkan  sumber dana segar. 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×