kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.765   4,00   0,02%
  • IDX 6.459   -3,53   -0,05%
  • KOMPAS100 846   -6,69   -0,78%
  • LQ45 643   -5,87   -0,91%
  • ISSI 226   2,20   0,98%
  • IDX30 357   -3,53   -0,98%
  • IDXHIDIV20 445   -4,26   -0,95%
  • IDX80 97   -0,77   -0,79%
  • IDXV30 124   -0,53   -0,43%
  • IDXQ30 115   -1,26   -1,08%

Ancaman Rusia meningkat, Angkatan Laut AS kembali hadirkan Armada Atlantik


Jumat, 04 Desember 2020 / 05:43 WIB
ILUSTRASI. Angkatan Laut AS menilai, saat ini ancaman terbesar bagi AS datang dari Rusia dan China. McLearnon/Handout via REUTERS. 


Sumber: Military.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Para pemimpin militer telah memperingatkan peningkatan kehadiran Rusia di Atlantik dan Arktik. Wakil Laksamana Andrew "Woody" Lewis, komandan Armada ke-2, mengatakan ketika para pelaut meninggalkan Pantai Timur, mereka sekarang akan beroperasi di ruang yang diperebutkan.

"Kapal kami tidak bisa lagi berharap untuk beroperasi di tempat yang aman di Pantai Timur, atau hanya menyeberangi Atlantik tanpa hambatan untuk beroperasi di lokasi lain," katanya.

Braithwaite juga menjelaskan secara detail tentang perubahan organisasi besar lainnya yang dia rencanakan. Yakni, armada bernomor baru di Pasifik. Bagian dari area besar yang saat ini dicakup oleh Armada ke-7 akan segera diambil oleh Armada Pertama yang baru.

Baca Juga: Tegang, Moskow ancam membalas setelah pasukan AS terobos perairan Rusia

Tanggung jawab utama Armada Pertama AS akan berada di kawasan Indo dan Asia Selatan, katanya.

"Ini akan meyakinkan sekutu dan mitra kami tentang kehadiran dan komitmen kami di kawasan ini, sambil memastikan setiap musuh potensial mengetahui bahwa kami berkomitmen pada kehadiran global untuk memastikan supremasi hukum dan kebebasan laut," kata Braithwaite.

Selanjutnya: AS kerahkan kapal induk ke kawasan Teluk, terkait memanasnya tensi Iran-Israel?




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×