kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.705.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%

Aneh Tapi Nyata! Kota Emas Malaysia Kini Jadi Sentra Durian


Selasa, 20 Januari 2026 / 10:48 WIB
Aneh Tapi Nyata! Kota Emas Malaysia Kini Jadi Sentra Durian
ILUSTRASI. Dulu dikenal tambang emas, kini Raub Malaysia makmur dari durian. Terungkap alasan Musang King jadi primadona ekspor hingga miliaran. (Dok/Moch Khairul Soleh)


Sumber: VN Express | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Raub, sebuah kota kecil di negara bagian Pahang, Malaysia, dulu dikenal sebagai kota tambang emas. Pada awal 1900-an, kota ini sempat jadi sorotan nasional ketika para penambang menyaring butiran emas dari pasir galian. Kini, lebih dari seabad kemudian, Raub menemukan “emas” baru, yakni durian Musang King.

Melansir VNExpress, didorong oleh permintaan besar dari China, Raub bertransformasi menjadi pusat durian Malaysia. Musang King, yang dijuluki sebagai “Hermès-nya durian”, menjadi bintang utama yang mengangkat ekonomi kota yang sebelumnya relatif sepi ini.

Menurut laporan The Straits Times, lereng-lereng perbukitan Raub kini dipenuhi sekitar 150.000 pohon durian yang tersebar di lahan negara seluas kurang lebih 2.000 hektare. Dari sinilah durian premium diekspor ke berbagai negara, terutama China.

Durian memang buah yang memicu perdebatan. Sebagian memujinya sebagai “raja buah” berkat rasa manis dan teksturnya yang lembut, sementara yang lain menghindarinya karena aroma menyengat. Namun di China, durian justru menemukan pasar yang nyaris tak terbatas.

Tak hanya dikonsumsi segar, durian di China kini menjelma menjadi berbagai produk olahan, mulai dari dessert modern hingga sajian tak lazim seperti milk tea durian dan hot pot durian.

Di antara banyak varietas durian, Musang King menempati kelas tersendiri. Rasanya pahit-manis khas dan statusnya sebagai durian premium membuatnya disandingkan dengan merek mewah asal Prancis, Hermès, yang terkenal dengan tas Birkin seharga puluhan ribu dolar AS.

Baca Juga: Meski Dunia Bergejolak, Vietnam Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 10%

“Begitu saya mencicipi durian Malaysia, pikiran pertama saya adalah, ‘Wah, ini enak sekali. Saya harus menemukan cara membawanya ke China,’” ujar Xu Xin, importir durian di China timur laut, kepada BBC.

Di Asia Tenggara, harga durian umumnya mulai dari di bawah US$ 2 per buah. Namun untuk varietas premium seperti Musang King, harganya bisa melesat hingga US$ 14 sampai US$ 100 per buah, tergantung kualitas dan musim panen.

China kini menyerap sekitar 60% ekspor durian Malaysia, menjadikannya pasar terbesar bagi buah tersebut. Berdasarkan data Bernama, sepanjang 2018 hingga Juni 2025, Malaysia mengirimkan 115.359 ton produk durian ke China — termasuk daging durian, pasta, serta durian beku dan segar — dengan nilai total mencapai RM 6,37 miliar atau sekitar US$ 1,51 miliar.

Pada 2024 saja, nilai impor durian Malaysia ke China mencapai RM 1 miliar, menyusul kesepakatan bilateral yang akhirnya membuka keran ekspor durian segar. Sebelumnya, Malaysia hanya diizinkan mengekspor durian dalam bentuk beku.

Meski pangsa pasar Malaysia masih kecil dibanding Thailand dan Vietnam sebagai pemasok utama durian ke China, reputasi Musang King sebagai durian premium membuat Malaysia punya posisi khusus.

Raub, yang kini dijuluki “Kota Durian Musang King”, menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dari lonjakan permintaan tersebut.

“Tanah di Raub sangat cocok untuk durian, iklimnya juga mendukung,” kata Lu Yuee Thing, pemilik Uncle Thing Durian Leisure Farm. Menurutnya, kondisi geografis Raub ideal untuk menghasilkan Musang King berkualitas tinggi.

Baca Juga: Meski Dunia Bergejolak, Vietnam Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 10%

Dari Petani Jadi Miliuner

Boom durian ini bahkan melahirkan para “miliuner Musang King”. Salah satunya Eric Chan, mantan insinyur yang dulu menulis kode untuk satelit dan robot.

Lebih dari 10 tahun lalu, saat durian masih murah dan dijual di pinggir jalan, Chan beralih ke bisnis durian dengan mendirikan perusahaan pemasok pasta durian. Beberapa tahun kemudian, ia menjual saham pengendali perusahaannya seharga sekitar US$ 4,5 juta, hampir 50 kali dari modal awalnya.

“Masyarakat di sini sekarang hidup jauh lebih baik,” kata Chan kepada The New York Times. “Rumah-rumah yang dulu dari kayu kini dibangun dari bata. Anak-anak mereka bisa kuliah ke luar negeri.”

Petani durian lain, Jovi Kong, mengaku mulai menanam durian lebih dari satu dekade lalu. Kini, ia memiliki mobil mewah dan dua property, satu di Raub dan satu lagi di Kuala Lumpur.

“Raub sangat berbeda dengan kota-kota lain di Malaysia. Orang-orang di sini kaya,” ujarnya kepada Channel News Asia pada 2019.

Namun, di balik kisah sukses itu, bertani durian tetap pekerjaan berat. Lu, yang kini berusia 72 tahun dan dikenal sebagai Uncle Thing, bangun sebelum matahari terbit setiap hari untuk menyusuri kebun duriannya yang terjal.

Beberapa tahun lalu, buah durian yang jatuh menghantam bahunya, meninggalkan rasa sakit yang masih sering kambuh hingga kini.

Tonton: Rel Terendam Banjir, Refund Tiket KAI Mencapai Rp 3,5 Miliar

“Kelihatannya petani durian gampang cari uang. Padahal tidak,” ujarnya.

Lu mulai menanam durian sejak 1980-an, awalnya dengan varietas kampung. Saat itu, keuntungan nyaris tak ada karena harga yang naik turun.

“Saat itu kondisinya buruk sekali sampai ada petani yang beralih ke kelapa sawit,” katanya, mengingat ia pun sempat melakukan hal yang sama.

Seiring berkembangnya industri dan peralihan ke varietas unggulan seperti Musang King, barulah keuntungan mulai mengalir dari pasar ekspor.

“Durian memberi kontribusi besar bagi ekonomi di sini,” tutup Lu.

Selanjutnya: Prajogo Pangestu Borong 3 Juta Saham Barito Pacific (BRPT): Investor Cuan atau Cemas?

Menarik Dibaca: Cara Mudah Dapat Ice Cream Gratis di Promo Richeese Factory Hari Ini Saja, Cek Jamnya




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×